YKU Kembangkan Biogas Kotoran Ternak Skala Rumah Tangga

Biogas Skala Rumah Tangga

Yayasan Kamaslahatan Ummat (YKU) bekerja sama dengan manajemen teknik mengembangkan biogas dari kotoran ternak sapi sebagai salah satu energi alternatif yang berskala rumah tangga.

“Pengembangan biogas bertujuan memanfaatkan limbah dari biomassa untuk mencari sumber energi alternatif di luar kayu bakar dan minyak tanah,” kata koordinator pelaksana pembangunan reaktor biogas skala rumah tangga Netti Rosita di Aceh Besar, Kamis (21/3).

Pembangunan reaktor biogas skala rumah tangga tersebut dikembangkan di peternakan sapi milik Azhar di Desa Meunasah Papeun Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar.

Netti menjelaskan, untuk memproduksi biogas kotoran sapi setiap hari hanya membutuhkan 5 hingga 10 kilogram kotoran namun pada tahap awal dibutuhkan minimal dua hingga lima kubik kotoran sapi atau kerbau.

Menurutnya, dari setiap tempat penampungan (tandom) dengan isi kotoran antara empat hingga lima kubik juga dapat menghasilkan gas yang dapat menghidupkan generator dengan lama waktu mencapai dua jam.

Biogas merupakan salah satu teknologi alternatif pengelolaan limbah ternak yang dapat menghasilkan sumber energi baru yang ramah lingkungan.

Energi biogas itu dapat dimanfaatkan oleh rumah tangga guna memenuhi kebutuhan penerangan dan memasak serta kegiatan ekonomi produktif lainnya.

Proses pengolahan limpah kotoran sapi atau kerbau untuk biogas itu juga menghasilkan ampas yang dapat digunakan sebagai pupuk organik dengan kualitas yang sangat baik. (Sumber : Republika)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response