Warga Wagirsari Dapat Jatah 40 Domba

bantuan-ternak-domba

Warga Dusun Wagirsari, Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, menerima bantuan 40 domba jantan dan betina. Bantuan domba tersebut diserahkan PT Petamina EP Asset 3 Subang.

Legal and Relation Assisten Manager PT Pertama EP Subang Field Yosi Ardilla mengatakan, penyaluran bantuan ini dilakukan setelah berdiskusi dengan Lembaga Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) IPB Bogor selaku pendamping masyarakat. “Setelah kita berdiskusi bareng LPPM IPB ini, munculah ide untuk melatih dan berikan bantuan ternak domba terpadu ini bagi warga wagisari ini,” katanya.

Tujuannya, kegiatan Corporate Social and Responsibility (CSR) ini dilakukan untuk menggali potensi di Dusun Wagirsari. Dikatakan, pihaknya memunculkan program pemberdayaan ternak domba terpadu untuk membuka peluang usaha masyarakat. Selain membuat masyarakat produktif, limbah dari domba ini juga bisa bermanfaat untuk kebutuhan pupuk organik.

Lanjut Yosi, sebelumnya Pertamina juga turut membinaan petani jamur merang di Desa Sukamulya. Selain untuk konsumsi masyarakat, limbah jamur pun ternyata bisa menjadi pupuk kompos yang bermanfaat. Karenanya, ia berharap apa yang diberikan bisa membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

Sekretaris Care LPPM IPB Bogor Ir Dahri Tanjung MSi menuturkan, pihaknya berharap, masyarakat bisa meningkatkan ekonominya dan menjadikan Dusun Wagirsari sebagai sentra domba, sehingga bisa menambah kesejahteraan masyarakatnya. Diakui Dahri, masih jarang keberadaan kandang komunal atau terpadu seperti yang saat ini disuguhkan bagi ternak domba di Wagisari. Ia melihat kekompakan masyarakat dalam pemeliharaan domba.

Untuk menunjang kegiatan ternak domba ini, digelar juga pelatihan pengelolaan yang baik bagi masyarakat. Menurutnya, ada tim pendamping dari IPB untuk berkonsultasi dan menanyakan bagaimana pengelolaan ternak yang baik. “Saya pikir hal ini bisa meningkatkan pembangunan di sektor peternakan di Karawang, dan peternak ini bisa sama-sama mengusahakan pola perguliran ternak,” katanya.

Ketua Kelompok Bina Usaha Mandiri Nano menyebutkan, bantuan berupa 40 domba ini membutuhkan dukungan dan saran agar lancar dan berkelanjutan. Baik dari pendamping maupun dari instansi pemerintah. Nano menambahkan, dipilihnya Dusun Wagirsari, karena dusun ini merupakan dusun yang tertinggal, sehingga pihaknya memiliki keingin kuat dengan ekonomi ternak ini. Ia bertekad, bantuan ini mampu menjadikan Dusun Wagirsari sebagai sentra Domba Cilamaya. “Anggota kami yang tetap ada 10 orang, kita harapkan kompak semua untuk menjaga bantuan ini,” pungkasnya.(Sumber : radar-karawang.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response