Usaha Budidaya Burung Puyuh Petelur yang Menjanjikan

Budidaya Burung Puyuh

DUNIATERNAK.COM – Saat ini, budidaya burung puyuh di daerah Lebak, Banten, khususnya cukup berkembang sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi juga penyerapan lapangan pekerjaan, karena permintaan pasar relatif tinggi.

Berdasarkan data populasi ternak burung puyuh di Kabupaten Lebak tahun 2015 tercatat 2.036 ekor dan diharapkan terus meningkat.

Pemerintah daerah pun mendorong agar peternak puyuh tumbuh dan berkembang guna mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

Pihaknya juga meminta masyarakat agar gemar memakan telur puyuh karena kandungan nutrisi lebih baik dibandingkan telur ternak unggas lainnya, termasuk ayam.

Prospek usaha burung puyuh cukup menjanjikan karena permintaan pasar lokal belum terpenuhi, sehingga terus dioptimalkan bantuan kepada para peternak rakyat itu.

Saat ini, pengembangan usaha burung puyuh petelur mulai berkembang di Kecamatan Sajira melalui program sarjana membangun desa (PSMD) pada tahun 2011 yang diluncurkan Kementerian Pertanian.

Program tersebut sangat positif karena bisa memberikan peningkatan ekonomi juga penyerapan lapangan pekerjaan.

Burung puyuh dengan jenis puyuh jepang didatangkan dari Sukabumi, Jawa Barat. Jenis burung puyuh ini bisa memproduksi telur setiap hari selama dua tahun.

Kelompok ternak pertama mengembangkan burung puyuh sebanyak 1.000 ekor dengan produksi sebanyak 700 telur.

Harga telur puyuh saat ini berkisar antara Rp250 per telur dan Rp300/telur.

“Dengan berkembangnya kelompok ternak tentu dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” katanya.

Pahmi Aulia, seorang peternak burung puyuh warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak mengatakan dirinya mendukung program pengembangan usaha yang digulirkan pemerintah daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan.

Saat ini, peternak puyuh di Kecamatan Sajira cukup membutuhkan bantuan pengembangan burung untuk meningkatkan produksi.

Kemungkinan besar pengembangan bantuan burung puyuh dapat menjadikan andalan ekonomi masyarakat setempat.

Produksi telur puyuh yang dikembangkan kelompok ternak Kecamatan Sajira sudah bisa memasok ke Pasar Rangkasbitung dan Pandeglang.

“Kami menargetkan produksi telur puyuh ke depan bisa memenuhi permintaan pasar Banten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Bangun Sajira Mandiri Perdi Saefulah mengatakan bahwa pihaknya terus memberikan pembinaan maupun permodalan bagi kelompok-kelompok ternak untuk mengembangkan usaha budi daya puyuh petelur.

Hal itu mengingat, kata dia, usaha telur puyuh sangat prospektif dan menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Sekarang, banyak kelompok-kelompok ternak telur puyuh sukses secara ekonomi karena setiap hari bisa menghasilkan uang,” katanya. (Sumber: ciputraentrepreneurship.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.