Upaya Untuk Tingkatkan Kapasitas Reproduksi Ternak Sapi Potong

pejantan sapi madura unggul

Peningkatan produksi ternak sapi potong secara nasional dapat dilakukan melalui peningkatan jumlah dan perbaikan mutu bibit sapi potong. Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan jumlah dan mutu ternak sapi potong yang unggul dan bermutu tinggi adalah pelaksanaan uji performance untuk memilih ternak bibit sapi potong berdasarkan sifat kualitatif dan kuantitatif.

Kadis Perikanan dan Kelautan dan Hewan dr Hj Susilawati MM mengatakan, Direktorat Jenderal Peternakan telah menerbitkan Petunjuk Teknis Uji Performance Sapi Potong Nasional melalui Peraturan Direktur Jenderal Peternakan Nomor 73/PD.410/F/06/2007 yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan kegiatan di daerah.

Uji performance sapi potong dimaksudkan agar potensi genetik, kapasitas reproduksi serta keunggulan komparatif dari sapi potong terutama sapi bali. ‘’Untuk Kabupaten Siak dapat diketahui sejak awal, sehingga sumbangan sapi lokal Indonesia terhadap program ketahanan pangan khususnya daging sapi sangat berpengaruh nyata,’’ ujar Susi, Ahad (7/6) di Siak.

Uji performance merupakan ruh dalam seleksi sapi potong, karena dalam uji performance sudah mulai diarahkan tentang pejantan unggul yang harus mengawini, pencatatan perkawinan induk, pencatatan kelahiran pedet, sapih, sampai anak sapi tersebut berusia satu tahun.

Tanpa melalui uji performance kualitas bibit sangat sulit untuk dipertanggungjawabkan. Karena itu sertifikasi bibit atau Surat Keterangan Layak Bibit (SKLB) diberikan kepada ternak yang telah melakukan uji performance dan memenuhi SNI.

(Sumber : riaupos.co)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.