Ungaran Kembangkan Ternak Kandang Komunal

kandang-ternak-komunal

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang Agus Purwoko Djati menilai potensi alam Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat sangat mendukung bagi pengembangan peternakan sapi dan kambing dengan model kandang komunal.

“Ketersediaan pakan alami dan sumber daya air yang memadai merupakan salah satu faktor penting pendukung keberhasilan pengembangan,” katanya di sela-sela penilaian lomba di Dusun Kalisidi, Selasa (2/9) siang.

Potensi alam Desa Kalisidi, disebutnya, memang sangat mendukung bagi usaha peternakan besar seperti sapi dan kambing dengan model kandang komunal. Karenanya, kita mengajukannya untuk ikut serta dalam lomba Desa Ternak Sehat tahun 2014 tingkat provinsi Jateng.

Menurut Agus, karakteristik alam Kalisidi memiliki kesamaan dengan Desa Lerep yang tahun lalu meraih juara pertama lomba yang sama. Disamping itu, model kandang komunal yang dikembangkan di Kalisidi termasuk yang terbaik di Kabupaten Semarang.

“Pembinaan memang difokuskan pada sumber daya manusia terutama para warga yang memiliki ternak. Mereka terus mendapatkan bimbingan untuk menjaga kesehatan lingkungan kandang,” ujar Agus.

Sementara Kades Kalisidi Dimas Prayitno Putra menerangkan saat ini pengembangan ternak sapi dan kambing dilakukan delapan kelompok tani ternak. Kelompok itu tersebar di delapan dari sembilan dusun yang ada.

“Populasi ternak sapi dan kambing yang dipelihara di kandang komunal sebanyak 283 ekor atau sekitar 70 persen dari seluruh populasi. Harapannya, semua ternak warga dapat dipelihara di kandang komunal,” kata Dimas.

Pihak pemerintah desa menyediakan tanah desa guna pengembangan dan penambahan kandang komunal itu, sehingga diharapkan seluruh ternak warga dapat dipelihara di kandang komunal. Meski berdampak pada berkurangnya pendapatan asli desa, namun manfaat kandang komunal juga dirasakan juga oleh warga desa.

“Setelah warga memanfaatkan kandang komunal secara maksimal, kami akan mengembangkan teknologi peternakannya,” katanya menambahkan.

Sementara itu ketua tim juri penilai lomba desa ternak sehat tingkat Jateng, Lucy Mesrawati, menjelaskan bahwa penyelenggaraan lomba bertujuan untuk mendukung gerakan nasional swasembada daging sapi dan kerbau tahun 2014 yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI.

Saat penilaian, ada 12 desa ternak sehat se Jateng yang akan dipilih enam desa terbaik. “Kandang komunal di Kalisidi sudah bagus dan tertata baik. Kebersihan lingkungan kandang juga sudah mendapat perhatian. Dibandingkan dengan wakil Sragen dan Karanganyar, potensi Kalisidi lebih baik,” kata Kabid Usaha Peternakan Disnak Keswan Provinsi Jateng ini.

Tim juri juga akan menilai kebersihan kandang, kesehatan ternak dan beberapa aspek lainnya. “Dari rangkuman penilaian itu, akan diketahui desa ternak sehat terbaik yang rencananya akan diumumkan sekitar November mendatang,” tandasnya.(Sumber:infopublik.org)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response