UGM Olah Pupuk Cair Dari Urine Sapi

pupuk cair urine sapi

Tim KK PPM JTM 11 bekerjasama dengan KP4 UGM, telah mengadakan penyuluhan sekaligus praktik langsung pembuatan pupuk cair organik dengan memanfaatkan urine sapi. Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof Dr Ir Ali Agus DAA DEA mengatakan, masyarakat Pudak Wetan yang mayoritas petani dan peternak ruminansia memiliki potensi besar untuk menghasilkan pupuk cair.

Pupuk cair hasil produk olahan dari urine sapi ini memiliki kandungan unsur hara yang lebih lengkap dibandingkan dengan pupuk kimia. Selain itu, cara ini baik digunakan untuk memanfaatkan urine ternak yang selama ini dianggap sebagai limbah. Proses pembuatannya pun sangat sederhana dengan teknologi yang murah.

Untuk menghasilkan pupuk cair sebanyak 80 liter, dibutuhkan urin 40 liter dicampur sedikit feses, dua buah nanas sebagai sumber bakteri, molasses dua liter sebagai sumber makanan bagi bakteri dan 35 liter air . Urin dan feses ditaruh di satu drum plastik sedangkan nanas, molasses dan air dicampur dalam drum yang berbeda. Kemudian kedua drum tersebut diperam selama dua minggu dan diaduk setiap hari, dua minggu kemudian keduanya dicampur, diperam satu minggu sebelum akhirnya siap digunakan.

Sebelumnya, masyarakat telah berhasil memanfaatkan feses dari ternak menjadi biogas, namun untuk urin masyarakat belum mampu memanfaatkan air urine sehingga penyuluhan ini diharapkan dapat bermanfaat. (Sumber : Energi Today)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response