Tips Sukses Ternak Puyuh

Cara Ternak Puyuh

Salah satu kunci sukses ternak puyuh adalah kemampuan menjaga ternak puyuh dari serangan penyakit. Penyakit yang menyerang ternak puyuh dapat mengurangi produksi daging dan telur, sampai 100 persen, bahkan dapat menyebabkan kematian secara masal.

Menurut perkiraan beberapa peternak puyuh serta mengingat unggas ini masih saudara dekat ayam. Maka puyuh dapat terserang penyakit yang umum terdapat pada ayam. Cuaca lembab, suhu dingin dan angin dapat menyebabkan puyuh terkena gangguan saluran napas, dan stress merupakan gangguan yang umum menyerang puyuh. Sumber-sumber penyebabnya berupa perubahan suhu, kelembaban, angin dan kejutan

Salah satu hal yang wajib dilakukan oleh peternak pyuh  dalam menangkal serangan penyakit adalah melakukan tindakan preventif. Usaha pencegahan yang dapat dilakukan yaitu menjaga sanitasi lingkungan kandang puyuh dan mengurangi resiko stress pada puyuh.

Sanitasi Kandang Puyuh

Karakteristik yang paling menonjol dari bibit penyakit adalah menyukai tempat-tempat yang kotor, sehingga jika berkeinginan memerangi bibit penyakit, maka peternak harus menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat dicapai dengan melaksanakan program sanitasi dan disinfeksi kandang secara rutin.

Kebersihan kandang puyuh harus dijaga setiap saat. Alas kandang berupa litter seperti sekam atau sejenisnya harus segera diganti dengan yang baru jika sudah mulai basah dan menimbulkan bau tidak sedap.

Usahakan juga agar udara segar selalu mengalir melewati koloni kandang . Udara segar ini perlu untuk mengusir keluar gas-gas yang dihasilkan oleh kotoran puyuh.

Sisa-sisa kotoran dan pakan yang tidak terkonsumsi dan berserakan dilantai kandang harus selalu dibersihkan setiap hari. Penggunaan disinfektan harus disesuaikan dengan jenis penyakit yang pernah berjangkit di wilayah lokasi kandang.

Masa kosong atau istirahat kandang juga perlu diperhatikan karena berfungsi memutus rantai kehidupan bibit penyakit.

Sebelum digunakan kembali, kandang yang dalam keadaan kosong harus didesinfeksi dengan disinfektan. Tempat pakan dikeringkan dahulu sebelum diisi pakan.

Mengurangi Resiko Stres Pada Puyuh

Salah satu faktor yang menimbulkan kerugian dari berkurangnya produksi telur puyuh adalah stress. Stress dapat diakibatkan oleh pergantian cuaca yang ekstrem, misalnya pergantian cuaca dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

Penyebab lainnya lingkungan kandang yang kurang tenang. Selain itu, stress juga dapat dipicu oleh pergantian ransum, air minum yang tercemar, atau kondisi kandang yang tidak layak.

Salah satu cara untuk menghindari stress yakni harus mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu, kemudian dieliminir. Penempatan kandang yang jauh dari pemukinan dan membuat sumur sendiri adalah salah satu cara yang dapat dilakukan.Mencegah puyuh stres juga dapat dibantu dengan obat anti stres untuk unggas seperti pada ayam,yang dapat dibeli di poultry shop.

Tindakan pencegahan penyakit merupakan langkah yang bijak untuk menghindari puyuh terjangkit dari penyakit dan tindakan yang paling sederhana dan murah, bila dibandingkan biaya untuk pengobatan suatu penyakit yang belum tentu dapat menyembuhkan secara tepat dan cepat , bahkan akan lebih fatal lagi apabila penyakit tersebut dapat menular ke ternak yang lain dalam kelompoknya.

Bila hal ini terjadi maka akan menurunkan produktivitas dan pada akhirnya peternak harus menanggung kerugian yang tidak sedikit dan akan mematikan usaha sendiri. (Sumber : Deptan)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response