Tiba di Tanjung Priok, Kapal Khusus Ternak Kembali Bermuatan Penuh dari NTT

kapal-khusus-ternak

DUNIATERNAK.COM, – Menteri Pertanian kembali hadir di Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyambut kedatangan kapal khusus ternak Camara Nusantara I dengan mengangkut sebanyak 500 ekor sapi dari NTT. Dengan berlabuhnya kembali kapal khusus ternak di pelabuhan ini, maka sudah yang ketiga kalinya kapal Camara Nusantara I berlayar dengan muatan penuh.

Berdasarkan rekapitulasi penggunaan kapal khusus ternak yang dikirim oleh Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, ternak sapi yang dimuat sebanyak 500 ekor, dengan rincian 300 ekor dari Pelabuhan Tenau Kupang dan 200 ekor dari Pelabuhan Waingapu. Kapal ternak berangkat dari Pelabuhan Tenau Kupang tanggal 16 Februari pukul 18.00, kemudian tiba di Pelabuhan Waingapu tanggal 17 Februari pukul 14.00. Kapal khusus ternak tiba di Pelabuhan Cirebon tanggal 20 Februari pukul 22.30 dengan menurunkan 100 ekor sapi dan tiba di Tanjung Priok tanggal 22 Februari 2016 pukul 05.00 menurunkan 400 ekor sapi.

Pengguna kapal ternak kali ini berasal dari 8 pelaku usaha yaitu CV Semata Wayang memasok ternak PT SMD, UD Harapan Jaya memasok ternak PT SMD, UD Praiwora Putra memasok ternak PT SMD, CV Tiga Berlian memasok ternak PD Dharma Jaya, CV Bina Taruna memasok ternak PT Great Glory Farm, CV STMJ memasok PT HADE Dinamis Sejahtera, CV Generasi Baru memasok PT HADE Dinamis Sejahtera, dan PT Berdikari (Persero) perwakilan Kupang memasok PT Berdikari (Persero).

Ternak sapi potong yang dimuat dari Pelabuhan Kupang berjenis sapi Bali dengan bobot rata-rata 276 kg. Sedangkan ternak sapi yang dimuat dari Pelabuhan Waingapu berjenis SO (Sumba Ongole) dengan bobot rata-rata 325 kg. Kisaran harga sapi di pelabuhan bervariasi dan ditentukan berdasarkan B to B (Bussines to Bussines).

Sementara itu pada tanggal 21 Februari 2016, PT Berdikari (Persero) telah menyelenggarakan kegiatan penjualan paket daging sapi lokal asal Provinsi NTT dengan harga Rp 85.000 perkilogram untuk warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Daging sapi yang dijual tersebut merupakan daging hasil pemotongan sapi lokal yang berasal dari daerah sentra produksi sapi potong Provinsi NTT yang diangkut menggunakan kapal khusus ternak Camara.

Pemanfaatan kapal khusus ternak merupakan implementasi program tol laut, diharapkan dapat membantu peternak maupun konsumen. Peternak dapat menerima harga jual sapi yang wajar dan menguntungkan, karena sapi dibeli langsung dari kelompok-kelompok peternak. Di lain pihak, konsumen menerima harga jual daging sapi yang lebih terjangkau.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.