Ternak Semut Rangrang Mulai Diminati Warga

Cara Ternak Kroto

Cara Ternak Kroto

Ternak semut rangrang mulai diminati warga Dusun Gedangsari, Baleharjo, Wonosari. Karena hasil dari ternak semut rangrang sangat menggiurkan, 100 toples isi semut rangrang dihargai Rp 3,5 juta.

Salah seorang peternak semut rangrang, Sunarto (44) menjelaskan, untuk ternak semut rangrang cukup simpel. Awal mendapatkan semut rang-rang yakni mencari di pohon jambu atau mangga. Sebab, semut rangrang di dua pohon tersebut mempunyai banyak kelompok.

“Semut kemudian diberikan di meja yang ada kakinya dan sudah dilengkapi dengan air kakinya, supaya semut tidak kabur. Di atas meja tempat transit sarang semut, diletakkan beberapa toples yang pada sampingnya dilubang, untuk masuk semut-semut rangrang. Setelah semut-semut tersebut masuk ke toples, sarang yang sudah tak ada semutnya dibuang, dan disekitar toples dikasih makan ulat kecil-kecil,jangkrik atau cicak, semut juga membutuhkan minum, maka disediakan air anis,” katanya.

Sunarto mengatakan, peternak dapat memanen telor semut (kroto) sekitar 2 bulan untuk panen perdana, setelah itu bisa panen dalam waktu sebulan, kemudian bisa panen setiap 2 minggu asal rumah semut dalam toples masih dihuni semut. “Yang penting harus ada “Ratu” rangrang, yang memproduksi kroto,” katanya.

Sunarto menambahkan, harga jual kroto atara Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per kilo gram. Sementara semutnya juga laku dijual per paket. Paket I harganya Rp 500 ribu mendapatkan 10 toples semut berikut 1 ratu. Paket II hamrga Rp 1 juta mendapat toples 50 dan 1 ratu semut, Paket III harganya Rp 3,5 juta dengan 100 toples semut plus 1 ratu semut.

“Ternak semut saat ini sudah diminati warga, karena untuk menjual kroto sangat mudah. Banyak penggemar burung berkicau yang sudah menjadi langganan kami (kelompok peternak semut Gedangsari),” tambahnya. ( Sumber : gunungkidulpost.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

One Comment on "Ternak Semut Rangrang Mulai Diminati Warga"

  1. pemijahan lele February 13, 2015 at 2:32 pm - Reply

    Selain dengan toples apakah bisa ternak rangrang dengan media yang lain?

Leave A Response