Ternak Sapi Jumbo Situbondo

ternak sapi jumbo

Sebagai kabupaten dengan tingkat populasi ternak sapi terpadat di Jawa Timur, Situbondo memiliki potensi besar di sektor peternakan. Tak terkecuali pengembangan sapi-sapi ‘jumbo’ yang biasa dilombakan di berbagai even kontes ternak, baik tingkat lokal kabupaten, regional Jawa Timur, maupun tingkat nasional.

Hingga kini sejumlah peternak di Situbondo sengaja menerapkan pola perawatan khusus terhadap ternak sapinya agar tumbuh besar di atas ukuran rata-rata. Sebab di kalangan peternak, memiliki sapi berukuran jumbo dinilai menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi mampu bersaing dan melebihi ukuran serta bobot ternak milik peternak lainnya.

“Di Situbondo sapi-sapi besar ini ada lombanya. Untuk tahun 2013 ini kontes ternak akan dilaksanakan bulan depan (Oktober, red). Makanya terus dipersiapkan agar bisa jadi juara,” tukas Jamali, pemilik sapi jumbo saat ditemui di rumahnya, Kamis (12/9/2013).

Pantauan detikcom menyebutkan, ternak sapi milik Jamali (40), warga Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, itu berukuran di atas rata-rata. Sapi jenis simmental dengan usia 2,3 tahun itu kini bobotnya sudah melebihi 1000 Kg atau 1 ton. Menurut Jamali, ternak sapinya bisa tumbuh besar karena adanya perawatan khusus.

“Ada perawatan khusus mulai dari menu pakan, minum, sampai kebersihan sapi dan kandangnya,” tutur bapak dua anak itu.

Untuk jenis pakan hijau yang disuguhkan pun tergolong pilih-pilih. Jamali mengaku hanya menfokuskan pakan sapinya pada jenis rerumputan segar, rumput gajah, tumbuhan dan jagung, serta buah jagung muda. Setiap harinya pakan hijau itu tidak boleh kurang dari jatah kebutuhan ternaknya.

Sedangkan untuk minum ternaknya, Jamali sengaja mencampur dengan ampas tahu, kathul dan polard. Tak cukup itu, kesehatan ternak juga tak luput dari perhatian. Menurut Jamali, tiap 2 bulan sekali ternaknya juga rutin diperiksakan ke dokter atau manteri hewan.

Kebersihan ternak dan kandangnya juga harus terus dijaga. Setiap hari Jamali membersihkan kandang dan memandikan ternak sapi kesayangannya tersebut.

“Kalau mandinya rutin tiap hari. Malah kalau malam-malam tidak ada kerjaan, saya biasa mengompres badan sapi dengan air hangat. Selain ternak bisa segar, sama kulitnya juga tambah mengkilat dan lentur,” tandas Jamali. (Sumber : Detik News)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response