Ternak Ayam Tanpa Sangkar Hasilkan Telur Kaya Nutrisi


Hasil studi menunjukkan, kandungan gizi telur dari ayam yang dibudidayakan tanpa sangkar lebih tinggi dibanding telur dari metode peternakan ayam reguler. Telur dari ayam tanpa sangkar disebut memiliki kandungan Omega3 dan Vitamin A yang lebih tinggi serta kandungan lemak, kolesterol dan Omega 6 yang lebih rendah.

Karena itu, pemerintah negara bagian dan daerah khusus di Australia, akhir pekan ini, diharapkan menyetujui usulan pengembangan kode nasional pada produk telur yang dihasilkan dari ternak ayam tanpa sangkar atau ayam yang hidup lepas di peternakan. Kebijakan ini diterapkan untuk mengatasi strategi pemasaran yang tidak tepat dan kesalahan informasi mengenai kesejahteraan ternak ayam tersebut.

Tahun lalu, investigasi yang dilakukan oleh Komisi Perdagangan Berkeadilan Sosial di New South Wales menemukan, regulasi bagi pengkategorian telur sangat ambigu dan bahwa beberapa telur jenis ini yang dijual dengan harga paling mahal, ternyata kondisi kandangnya sangat padat.

Sejauh ini, hanya daerah khusus Ibukota Australia dan negara bagian Queensland yang sudah memiliki standar ternak tanpa sangkar dan belum ada standar nasional yang diberlakukan.

Di daerah khusus Ibukota, kandang unggas dengan kepadatan 1500 ternak per hektar sudah dapat disebut sebagai peternakan tanpa sangkar dan baru-baru ini, Queensland telah menaikkan pagu ternak mereka dari 1500 menjadi 10.000 unggas per hektar.
Swalayan ‘Coles’ telah mengadopsi batas maksimum kepadatan menjadi 10,000 unggas per hektar, untuk merek telur bebas sangkar produksi mereka sendiri.

Sementara standar yang diterapkan lembaga penelitian utama Australia ‘CSIRO’ menyebut pagu 1,500 unggas per hektar, investigasi Komisi Perdagangan Berkeadilan NSW menemukan, peternakan tanpa sangkar pada umumnya memelihara lebih dari 20,000 ayam per hektar.

Aturan tak resmi yang disepakati industri ternak unggas di wilayah ini menyebut, kepadatan ternak yang dibolehkan mencapai 20.000 ekor per hektar. Tentu saja aturan itu dibarengi dengan beberapa catatan seperti rotasi unggas, ketersediaan rumput dan akses ke tempat teduh.(Sumber : tribunnews.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response