Sulsel Lirik Industri Pengolahan Sapi

Usaha Penggemukan Sapi

Industri Pengolahan Sapi – Plt Kepala BKPMD Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, di Sulsel ternak khususnya Sapi masih kurang dimaksimalkan pengelolaannya.‎

Padahal menurutnya sektor ini dinilai potensial menyusul adanya pengurangan pasokan ternak di beberapa daerah di Indonesia.

Irman menaruh harapan dapat tercipta industri peternakan yang lebih modern di Sulsel dan mampu memberikan sumbangsih positif dari sisi suplay ke daerah-daerah di Indonesia.

“Selama ini tujuan pasokan ternak terbesar dari Makassar masih didominasi‎ Jakarta. Namun pasokan masih dalam bentuk sapi hidup,” ujarnya, Jumat (16/5/2014) kemarin.

Menurutnya, Sulsel masih kurang menyediakan infrastruktur yang baik untuk pengiriman sapi hidup justru akan mengurangi kualitasnya.

“Makanya kita butuh industri agar pengiriman sapi bisa langsung dalam bentuk daging beku dan langsung dikonsumsi, kualitasnya juga lebih baik,” jelas Irman di sela-sela jumpa pers persiapan Gelar Potensi Investasi Daerah yang digelar di Kantor BKPMD.

Dari data BKPMD Sulsel khusus Jakarta setiap bulannya defisit pasokan sapi hingga 200 ton, sehingga jika pasar ini mampu dimaksimalkan akan membawa keuntungan yang signifikan bagi daerah.

Sampai tahun 2015 kata Irman, Sulsel menarget produksi Sapi hingga 1,5 juta ekor, dengan target tersebut sudah selayaknya dibangun sebuah industri khusus untuk mendukung pasar domestik.(Sumber : Makassar.tribunnews.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response