Seputar Pakan Untuk Kerbau Anakan (Gudel)

Ternak Kerbau Murrah

Untuk memenuhi kebutuhan pakan gudel (anak kerbau) dapat tumbuh baik, maka pemberian pakan yang bergizi harus diperhatikan. Sampai umur 3 bulan PHB (Pertumbuhan Berat Harian) yang diharapkan kurang dari 0,5 kg/hari.

Kebanyakan peternakan kerbau di negara-negara yang sedang berkembang tujuan utamanya adalah sebagai ternak kerja, sedang tujuan kedua adalah sebagai penghasil daging dan susu. Pemakaian ternak kerbau sebagai penghasil daging biasanya hanya dilakukan terhadap ternak kerbau yang telah tua atau nilai ekonomisnya rendah.

Perkembangan ternak kerbau di Indonesia belum optimal, populasi ternak kerbau baru mengalami sedikit peningkatan. Ini menunjukkan bahwa populasi kerbau di Indonesia relatif belum banyak bertambah. Hal ini, selain disebabkan oleh sifat-sifat alamiah ternak kerbau itu sendiri juga disebabkan faktor luar (eksternal).

Faktor alamiah yang menjadi penyebabnya antara lain : birahi diam, lama masa kebuntingan, rentang beranak yang jauh dan tingkat kematian yang relatif tinggi. Sedangkan faktor eksternal yang menjadi penyebabnya antara lain adalah : keterbatasan bibit unggul, mutu pakan yang rendah, perkawinan silang dalam, keterbatasan modal, dan kurangnya pengetahuan peternak mengenai produksi ternak kerbau.

Berkaitan dengan pakan, faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan bahan kering oleh ternak kerbau, antara lain : umur, fungsi fisiologis, perwatan tubuh, pertumbuhan, kebuntingan, produksi susu, beben kerja, kondisi lingkungan, kepadatan gizi dalam bahan pakan, kondisi fisik pakan, kondisi fisik kerbau, komposisi kimia pakan, kecepatan lewat pakan disaluran pencernaan, dan sistem pemberian pakannya (sendiri, kelompok, atau merumput bebas).

Sebagai contoh pemanfaatan pakan bahan kering untuk ternak kerbau yang di rekomendasikan negara India adalah 95 gr untuk ternak sedang tumbuh dan 90 gr untuk ternak dewasa kering, tiap kg metabolik. Sedangkan kebutukan air minum umumnya ad libitum (tak terbatas), namun diperkirakan 29 liter pada musim dingin dan 39 liter pada musim panas bagi gudel (anak kerbau).

Pakan Gudel (anak kerbau), berdasarkan hasil penelitian Bhaskar tentang pertumbuhan antara gudel kerbau silang {antara Surti dan Murrah (Mehsana)} dengan pedet sapi keturunan FH yang diberi pakan sama yang terdiri dari campuran konsentrat dan hijauan jagung serta silase tanaman yang diberi ragi selama 238 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan harian gudel mencapai 503 gr/hari lebih tinggi daripada pedet FH sebesar 416 gr/hr.

Protein pakan dimanfaatkan secara tidak langsung oleh ternak melalui pertumbuhan mikroba rumen. Setelah sampai di intestinal, protein akan dicerna dan diserap. Sebaiknya mikroba itu tidak langsung memanfaatkan protein pakan mutu tinggi, bernilai biologis tinggi, dan kecernaan protein tinggi, karena tidak ekonomis dan rendemennya menjadi rendah.

Sebaiknya, pakan yang memiliki nilai biologi protein tinggi dapat diserap langsung diusus kecil , sedangkan pakan dengan protein berkualitas rendah dapat dimanfaatkan oleh ternak setelah melalui peranan mikrobia rumen.

Jerami yang diberikan kepada gudel (anak kerbau) sebagai pakan tidak bisa diberikan sebagai pakan hijauan tunggal tetapi perlu dilengkapi dengan konsentrat agar terjadi keseimbangan.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan gudel/anak kerbau agar dapat tumbuh baik, maka kebutuhan gizinya perlu diketahui terlebih dahulu sebelum pemberian pakan. Sampai umur 3 bulan PHB (Pertumbuhan Berat Harian) yang diharapkan kurang dari 0,5 kg/hari.

Untuk mencapai hal itu, dianjurkan pemberian kolostrum pada minggu pertama. Kemudian setelah itu, kolostrum diganti dengan susu penuh (whole milk) sampai minggu ke-4. Sedangkan pada minggu ke-2, gudel mulai diberi starter, hijauan berkualitas baik sebanyak 0,5 kg.

Dengan demikian, pada minggu ke-5, susu penuh diganti dengan susu skim + starter dan hijauan yang semakin banyak. Penyapihan dapat segera dilakukan setelah 3 bulan, tergantung pada nilai ekonomis susu. Kolustrum mutlak diberikan pada gudel setidaknya 3 hari pertama dari kehidupannya.

Contoh ukuran pemberian pakan gudel kerbau Murrah sampai umur pubertas, sebagai berikut : a) umur 3 – 6 bulan diperlukan konsentrat sebanyak 1,2 – 1,5 kg dan 10 – 12 kg hijauan gandum/jagung; b) umur 6 – 12 bulan diperlukan konsentrat sebanyak 1,\5 kg dan 10 – 12 kg hijauan gandum/jagung; c) umur 12 bulan – kawin diperlukan konsentrat sebanyak 2 kg dan 30 – 35 kg hijauan gandum/jagung (sumber : Ranjhan 1999).

Kebutuhan Susu Penuh, Susu Skim, Starter dan Hijauan Berdasarkan Umur, sebagai berikut : umur kurang dari 3 hari (susu penuh/kolostrum 3.000 gr); umur 4 -7 hari (susu /kolostrum 3.000 gr); umur minggu ke 2 (susu penuh 3.500 gr, starter 50 gr, hijauan baik 250 gr); umur minggu ke 3 (susu penuh 3.800 gr, starter 100 gr, hijauan baik 350 gr ); umur minggu ke 4 (susu penuh 1.500 gr , susu skim 1.000 gr, starter 300 gr, hijauan baik 500 gr); umur minggu ke 5 (susu skim 2.500 gr, starter 400 gr, hijauan baik 550 gr); umur minggu ke 6 (susu skim 2.000 gr, starter 600 gr, hijauan baik 600 gr); umur minggu ke 7 (susu skim 1.750 gr, starter 700 gr, hijauan baik 700 gr); umur minggu ke 8 (susu skim 1.250 gr, starter 800 gr, hijauan baik 800 gr); umur minggu ke 9 (starter 1.000 gr, hijauan baik 1.000 gr); umur minggu ke 10 (starter 1.200 gr, hijauan baik 1.100 gr); umur minggu ke 11 (starter 1.300 gr, hijauan baik 1.200 gr); umur minggu ke 12 (starter 1.400 gr, hijauan baik 1.400 gr); umur minggu ke 13 (starter 1.700 gr, hijauan baik 1.900 gr). (Sumber : Deptan)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response