Sekolah Peternakan Rakyat Untungkan Peternak

pakan ternak silase

DUNIATERNAK.COM, – Cara tradisional kerapkali lebih lamban dari teknologi yang lebih baru dan canggih. Semangat itulah yang dipegang oleh para peternak sapi potong yang tergabung dalam Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Maju Bersama di Desa Sidorejo dan Drokilo, Kecamatan Kedungadem.

Berkat SPR ini, para peternak bisa merasakan bahwa perbedaan cara tersebut cukup berpengaruh pada hasil keuntungan perolehan hasil ternak. Hal itu, pada akhirnya, berdampak pada tingkat kesejahteraan anggotanya.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengembangkan lahan sewaan yang cukup luas untuk menanam pakan sendiri. Para peternak yang sebelumnya harus mencari pakan di luar desa, apalagi saat sulit karena kemarau, sekarang tidak perlu susah lagi. Rumput gajah tanaman sendiri di ladang sewaan itu sudah mencukupi kebutuhan pakan ternak.

Selain itu, ketersediaan pakan tersebut amat menunjang SPR dalam keberhasilan penggunaan sebuah teknologi yang disebut silase. Silase sendiri adalah teknologi pengawetan tanaman pakan ternak yang berasal dari hijau-hijauan. Teknologi ini terasa sekali manfaatnya ketika musim kemarau, saat pakan lebih sulit didapat. Silase ini juga berguna mempercepat penggemukan ternak.

“Sapi yang berumur 1,5 tahun sampai 2 tahun dibeli dengan harga 15 juta. Digemukkan di SPR selama 3-4 bulan, sapi tersebut bisa laku 20 juta. Dikurangi untuk tenaga kerja 2 juta. Laba bersih diperkirakan sekitar 3 juta. Sedangkan penggemukan sapi oleh peternak biasa membutuhkan waktu enam bulan biasanya. Belum lagi untuk membayar tenaga kerja dan pakannya,” terang Sabat, ketua Dewan perwakilan Peternak Sapi, mengurai kalkulasi keuntungan.

Sugeng, salah satu peternak sapi yang tergabung di SPR, menceritakan pengalamannya. Dia bergabung dengan kelompok Sumber Rejeki, salah satu kelompok dalam naungan SPR, yang mengurus limbah sapi.

“Awalnya saya hanya memiliki sapi satu saja. Sekarang sapi saya empat, sudah terjual satu. Di sini saya mendapatkan pengalaman baru terkait cara beternak sapi. Kalau dulu saat musim kemarau, bingung untuk mencari pakan ternak. Sekarang cukup menggunakan silase,” terang Sugeng.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan modal para peternak, SPR mengoperasikan koperasi simpan pinjam.

Sumber: beritabojonegoro.com

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.