Rohul Berpotensi Tempat Pengembangan Ternak Domba

ternak-domba

Tahun 2015 mendatang, Pemkab Rohul melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Rohul akan kembangkan ternak budi daya domba di daerah masyarakatnya memiliki minat untuk mengembangan ternak domba pedaging.

Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi menyebutkan, Selasa (10/6), pemerintah daerah akan melakukan budi daya peternakan di Rohul baik itu pengembangan sapi, kambing dan domba, tujuannya untuk memenuhi kebutuhan daging di Riau, khusunya di Rohul.

Bevariasinya usaha dari petani ternak tersebut dapat menambah pendapatan masyarakat, direncanakan tahun ini akan dilakukan penelitian dan sosialisasi pengembangan ternak domba dananya dialokasikan pada APBD-Perubahan 2014.

Kata Achmad, lagi pada APBD Rohul murni 2015 akan subsidi dan bantuan hibah bibit domba kepada peternak jika memiliki keseriusan dan minat untuk mengembangkan ternak Domba jenis Merino di Rohul.

Tindak lanjut dari kunjungannya disalah satu salah pengembangan ternak Domba dan Kambing di Green Farm Kota Blitar Provinsi Jatim baru-baru ini, menurut rencananya akan dikembangkan jenis
Merino.

” Jika petani serius dan punya minat untuk mengembangkannya, masyarakat bisa berhasil dan sejahtera,” ujarnya.

Selain dagingnya dijual, petani juga mendapatkan penghasilan tambahan dari Wool Domba.” Ini prospek menjanjikan, apalagi daerah kita, karakter masyarakat mau berternak, lahan dan pakan rumput cukup potensial, pangsa pasarnyapun sangat
menggiurkan,” ujarnya.

Dijelaskannya, pengembangan ternak domba rencananya nanti dinas teknis akan memberikan pemahaman dan keyakinan pada petani. Kemudian akan membuat suatu kawasan sebagai pilot project (Percontohan).

” Kalau perlu petani juga melakukan kunjungan ke pengembangan ternak Domba dan Kambing di Kota Blitar, setelah merasa yakin, pemerintah daerah akan memberi modal dan bantuan,” tuturnya.

Terangnya, para petani ini, diberi
pelatihan dan skill jadi baik dalam konteks metode dan prosesing, guna memberikan mereka ilmu, keterampilan, setelah itu pemerintah daerah akan bantu modal petani untuk pengembangan ternak.

Achmad yakin pengembangan ternak domba ini akan berhasil ditingkat petani, sebab masyarakat hobi beternak, selain lahan cukup, peluang pangsa pasarnya juga ada.

” Tahap awal kita prioritaskan masyarakat yang hobi beternak dan profesional, kita didik mereka, sehingga tak kalah dengan petani lain, hasilnya otomatis mereka bisa memperoleh profit keuntungan,” ucapnya.(Sumber : situsriau.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response