Ratusan Ayam Kampung Mati, Dinkes Antisipasi Flu Burung

Sedikitnya lima dari ratusan ekor ayam kampung yang mati mendadak di Dusun Seloiring, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, teridentifikasi akibat penyakit flu burung.

Kepala Desa Jumoyo, Sungkono, mengatakan, kejadian ini sudah berlangsung selama dua pekan terakhir. “Sebelumnya, jumlah populasi ayam kampung di Dusun Seloiring mencapai sekitar 200 ekor. Separuhnya mati mendadak, dan puluhan ekor lainnya yang masih sehat langsung dijual,”katanya, Selasa (13/11).

Setelah kejadian itu, warga mematuhi anjuran pemerintah desa untuk tidak mengonsumsi ayam tersebut. Melainkan membakar dan mengubur bangkai ayam.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, John Ch Manglapay mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan dinas kesehatan (Dinkes) untuk mengantisipasi dampak flu burung. Dinkes telah membuka posko kesehatan selama 10 hari, untuk berjaga-jaga mengantisipasi penyebaran flu burung pada manusia.

“Kami membantu menyemprotkan desinfektan ke kandang-kandang peternak. Sekarang kami masih memiliki 200 liter desinfektan yang bisa sewaktu-waktu diberikan pada peternak,” kata John. (MI)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response