Probolinggo Kembangkan Pakan Ternak Konsentrat Hijau Indigofera


DUNIATERNAK.COM, – Kelompok peternak di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo mengembangkan pakan ternak dari konsentrat hijau indigofera dan menjadi percontohan di Indonesia.

“Kelompok kami kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mengembangkan konsentrat hijau indigofera. Agar lebih profesional, termasuk untuk memudahkan administrasi dan lain sebagainya maka dibentuk sebuah koperasi,” kata Ketua kelompok ternak Bambang Heri Wahjudi, Minggu (22/11/2015).

Kelompok ternak yang berada di sekitar kawasan wisata Gunung Bromo itu mengembangkan dua jenis usaha yakni berupa susu kambing etawa dan pakan ternak indigofera.

“Meski belum dipromosikan, saat ini sudah dibanjiri pesanan dari luar kota, khususnya untuk hasil pakan ternak indigofera,” katanya.

Ia mengatakan awalnya kelompok tersebut memiliki anggota sebanyak 20 orang dengan 30 ekor kambing etawa pada 2013, namun pada tahun 2014, populasi ternaknya bertambah menjadi 80 ekor dan tahun 2015 menjadi 100 ekor dengan jumlah anggota sebanyak 30 orang dan terus berkembang.

“Adanya pengembangan dengan IPB itu merupakan pertama kali di Indonesia yakni di Desa Ngepung dan menjadi ‘pilot project’ di Indonesia oleh IPB dengan mengembangkan pakan ternak hasil olahan dari daun indiogefera,” paparnya.

Hasil indigofera tersebut tidak hanya kebanjiran pesanan dari luar daerah, tetapi kelompok ternak di Desa Ngepung tersebut sudah dikunjungi berbagai kelompok tani dari luar daerah.

“Beberapa minggu lalu dikunjungi kelompok tani yang berasal dari Cilacap (Jawa Tengah), Jakarta, dan Solo yang sudah mendengar tentang produksi indigofera dan kebanyakan mereka tahu kalau disini sudah memproduksi hingga berton-ton indigofera, padahal masih dikonsumsi kelompok sendiri,” katanya.

Tingginya animo permintaan masyarakat tersebut bukan tanpa alasan karena tepung dari indigofera itu sudah diuji oleh IPB mengandung nutrisi yang tinggi.

“Jika tepung tersebut dicampur pakan ayam nantinya akan meningkatkan betakarotin dan rendah lemak. Kemudian jika dikonsumsi pada kambing dan sapi perah bisa menghasilkan susu yang lebih banyak,” jelasnya.

Hasil indigofera pada telur, lanjut dia, meningkatkan vitamin A dan merendahkan kolestrol, sedangkan pada kambing akan meningkatkan bobot karena hal itu sudah diteliti oleh IPB mulai tahun 2007 hingga sampai sekarang.

Bambang mengaku masih kesulitan dengan bibit dari daun indigofera dan sudah dicoba untuk mengembangkan sendiri, namun belum berhasil, sehingga kelompok ternak terpaksa membeli dulu.

Sementara Bupati Probolinggo Tantriana Sari mengatakan pengembangan usaha tersebut harus ada pelatihan khusus bagi peternak, salah satunya yakni soal pengemasan produk.

“Dengan seperti itu, pengunjung akan tertarik apabila kemasannya juga menarik. Harapan kami, ada koordinasi antara peternak dan juga satuan kerja terkait agar hal semacam itu terus berkembang,” katanya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.