Populasi Ternak Sapi Sultra Meningkat

Ternak Sapi Bali

DUNIATERNAK.COM, – Jumlah populasi ternak sapi potong milik para peternak sapi di Sulawesi Tenggara (Sultra), terus meningkat. Sebelumnya, populasi sapi potong di daerah ini hanya 227.246 ekor, saat ini, sudah mencapai 244.257 ekor. Ini meningkat sekitar 7 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sultra, Mukgujanto yang dihubungi di Kendari, Rabu (16/4), mengatakan populasi ternak sapi Sultra tersebar di 10 kabupaten dan dua daerah kota.

“Jumlah populasi ternak sapi terbesar di Sultra terdapat di Kabupaten Konawe Selatan, yakni tercatat sebanyak 58.341. Sedangkan, Kabupaten Muna yang saat ini sudah ditetapkan sebagai sentra produksi sapi potong nasional, memiliki 51.584 ekor,” ujar dia.

Menurut Mukgujanto, Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Tahun 2014 mengalokasikan dana melalui APBN sebesar Rp 580 juta untuk pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Muna. Kementan memberikan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap penepatan Muna sebagai sentra produksi sapi potong nasional.

“Bantuan dana dari Kementan sebesar Rp 580 juta itu untuk membiayai dua item proyek yang bisa mendukung pengembangan ternak sapi potong di Kabupaten Muna,” ujar dia.

Menurut Mukgujanto, dua item proyek yang didanai dengan APBN Kementan tersebut yakni pengembangan pakan ternak pada lahan seluas 100 hektare senilai Rp 200 juta dan proyek pengadaan satu unit mesin pengolahan pakan ternak senilai Rp 380 juta.

Dia berharap dengan bantuan dari Kementan tersebut bisa memudahkan para perternak Muna mengembangkan ternak sapi. Dengan begitu, populasi sapi di Muna bisa bertambah dari tahun ke tahun.

“Dengan bertambahnya jumlah populasi sapi di Muna, tujuan pemerintah menetapkan Muna sebagai sentra produksi sapi potong nasional bisa terwujud. Artinya, produksi sapi potong di Muna tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat Sultra, melainkan juga mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional,” kata dia.

Pemerintah Provinsi Sultra, menurut Mukgujanto, tahun ini, membantu pengembangan ternak sapi di Kabupaten Muna sebanyak 327 ekor sapi. Bantuan tersebut, sebagai wujud dukungan Pemerintah Provinsi Sultra terhadap penetapan Muna sebagai sentra produksi sapi potong nasional.

Ternak Ayam Kampung
Pemerintah Provinsi Sultra, melalui APBD 2014 ini membantu peternak ayam kampung di Kabupaten Muna senilai Rp 628 juta. Bantuan senilai Rp 628 juta tersebut untuk pengadaan bibit ayam kampung sebanyak 5.868 ekor.

“Peternak yang mendapat bantuan bibit ayam kampung itu tersebar di enam wilayah kecamatan di Kabupaten Muna,” kata Mukgujanto.

Menurut Mukgujanto, jumlah bibit ayam kampung yang diberikan kepada peternak ayam di setiap kecamatan bervariasi. Ada kecamatan yang memperoleh 1.500 ekor atau senilai Rp 180 juta,1.350 ekor atau senilai Rp 162 juta, 230 ekor atau Rp 27 juta, 750 ekor atau Rp 90 juta, 560 ekor atau Rp 67 juta dan 850 ekor atau Rp 102 juta.

“Kecamatan-kecamatan mana yang akan diberikan bantuan ayam kampung itu, sepenuhnya ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Muna sendiri,” ujar dia.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sultra memberikan bantuan bibit ayam kampung pada peternak di Kabupaten Muna tersebut karena wilayah kabupaten tersebut sangat cocok untuk pengembangan ternak ayam kampung.

“Wilayah Muna sangat cocok untuk pengembangan peternak ayam kampung. Makanya, Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh masyarakat yang mengembangkan ternak ayam kampung di kabupaten tersebut,” ujar dia.(Sumber : Sinarharapan.co)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response