Peternak Sapi Cirebon Gunakan Limbah Tempe Sebagai Pakan

Limbah Pengolahan Tempe

Peternak sapi di Pantura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memanfaatkan limbah hasil pengolahan tempe sebagai pakan tambahan.

Yanto, peternak penggemukan sapi di Kabupaten Cirebon, Selasa (08/10), mengatakan, peternak penggemukan sapi memanfaatkan limbah tempe sebagai pakan tambahan selain jerami.

Menurutnya, pertumbuhan sapi cukup maksimal dengan memanfaatkan air limbah tempe. Sehingga, dalam waktu enam bulan sapi tersebut sudah bisa dijual dengan harga memuaskan.

Dia menyatakan, usaha penggemukan sapi di daerah Pantura Kabupaten Cirebon masih potensial. Sebab, pakan alam mencukupi untuk kebutuhan sapi. Selain itu, limbah tempe membantu perkembangan sapi tersebut.

Kendati demikian, kata dia, budidaya penggemukan sapi di Kabupaten Cirebon masih belum dilirik masyarakat setempat. Padahal, menguntungkan karena kebutuhan daging sapi cukup tinggi, sedangkan pasokan terbatas.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Cirebon, Ali Efendi, mengatakan, minat ternak sapi di Kabupaten Cirebon cenderung rendah. Sebab itu, kebutuhan daging sapi terpaksa didatangkan dari luar daerah. “Peternak di Kabupaten Cirebon terbiasa mengembangkan kambing. Diharapkan mereka berani ternak sapi karena kebutuhan daging cukup tinggi,” ujar Ali seperti dilansir Antara. (Sumber : Indonesia Raya News)

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response