Permintaan Tinggi, Beternak Puyuh Menggiurkan

telur puyuh

Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI), Slamet Wuryadi mengatakan peluang dari ternak puyuh sangat terbuka lebar. Pasalnya, produksi dari para peternak belum bisa memenuhi permintaan pasar sangat tinggi.

“Pasar di Jakarta membutuhkan 11 juta telur/minggu namun peternak baru memenuhi 3,5 juta telur/minggu,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/9/2013).

Dia menjelaskan sektor peternakan puyuh merupakan sektor yang tak tersentuh korporasi seperti halnya ayam yang banyak penanam modal besar lokal maupun asing. Ternak puyung cendernung berkembang secara bertahap, mulai dari Usaha Mikro, Kecil hingga Menengah (UMKM).

Dia menjelaskan, persaingan usaha pun terbilang lebih sehat. Asosiasi membuat aturan larangan bagi setiap peternak melakukan monopoli. “Penjualan telur pun dibayar cash tidak seperti telur dan daging ayam yang suka ditunggak,” katanya.

Menurutnya, modal beternak puyuh relatif kecil. Seorang peternak pemula bisa mulai usaha hanya dengan investasi sekitar Rp15 jutaan.

Dengan modal itu, peternak akan mendapatkan bibit puyuh sebanyak 1.000 ekor, plus 5 buah kandang. Harga bibit bibit puyuh sendiri sekitar Rp2.750/ekor.

Setelah usia 45 hari, seekor puyuh mulai bisa bertelur dengan produksi 1 telur/hari. Seekor puyuh bisa tetap berproduksi hingga usia 1,8 tahun. Jika sudah tidak berproduktif, puyuh bisa dijual untuk diambil daginya sekitar Rp55.000-60.000/ekor.

Soal pakan pakan, puyuh juga terbilang ternak yang tidak merepotkan karena peternak bisa mengolah pakan sendiri. Jika tidak mau repot, peternak bisa membeli pakan jadi dengan harga Rp5.500/kg. Setiap 1.000 ekot puyuh, biasanya menghabiskan sekitar 22Kg/hari. “Harga telur puyung relatif stabil, saat ini sekitar Rp285/butir,” bebernya.

Selain itu, peternak juga bisa memanfaatkan kotoran puyuh untuk dibuat kompos penyubur tanaman. Kotoran juga bisa dimanfaatkan untuk bahan bioetanol.

Dengan banyak kelebihannya, minat masyarakat masih minim dalam beternak puyuh. Pasalnya, kampanye hitam tentang puyuh masih marak terjadi. Telur dan Daging puyuh dianggap memiliki kolesterol tinggi sehingga menakuti masyarakat mengkonsumsi komoditi yang dihasilkan dari ternak puyuh.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah ikut mendorong melalui sosialisasi gerakan budi daya puyuh. Pemerintah juga diminta lebih memperhatikan para peternak puyuh dan jangan hanya menganakemaskan peternak lainnya seperti ayam, sapi, ataupun domba.

“Pemerintah harus memperhatikan puyuh karena ini unggas lokal yang punya potensi besar untuk dikembangkan,” pungkasnya. (Sumber : Inilah)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

4 Comments on "Permintaan Tinggi, Beternak Puyuh Menggiurkan"

  1. yufi December 1, 2013 at 3:11 pm - Reply

    ug harga telur puyuh di tmpt kami hny 193 per biji

  2. yogi January 7, 2014 at 6:40 am - Reply

    jual thermostat dan thermometr hub: 082186620272

  3. arief August 2, 2014 at 3:09 am - Reply

    ada yang tahu komunitas APPI di Pasuruan tidak?? terima kasih

  4. Arif Darmawan December 3, 2014 at 9:45 am - Reply

    Ada yg jual bibit puyuh?

Leave A Response