Penyakit Ternak Berbahaya Di Sumenep Belum Terdeteksi

vaksinasi masal ternak sapi

DUNIATERNAK.COM, – Menjelang hari raya Idul Adha 2015, belum terdeteksi penyakit hewan ternak berbahaya terutama pada sapi dan kambing di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Kami belum menemukan adanya hewan ternak yang terkena penyakit berbahaya, seperti keguguran yang menular,” ungkap Arif Rusdi, Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Rabu (16/9/2015).

Menurut Rusdi, pihaknya telah meningkatkan pemantauan kesehatan hewan ternak selama menjelang lebaran. Itu dilakukan untuk memastikan hewan ternak tersebut tidak mengidap penyakit berbahaya sebelum disembelih sebagai kurban.

“Kami lakukan pemantauan intensif itu untuk memastikan daging sapi dan kambing yang disembelih sebagai hewan kurban itu dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi,” tegasnya.

Ia menerangkan, pihaknya sengaja fokus pemantauan kesehatan pada sapi dan kambing di pasar hewan dan tempat penjualan hewan khusus kurban yang disediakan pedagang dadakan menjelang hari raya Idul Adha 2015.

“Kalau di rumah potong hewan (RPH), sudah ada petugas khusus untuk mengecek kesehatan hewan ternak yang akan disembelih. Tapi hingga saat ini, belum ada laporan adanya penyakit hewan berbahaya dari staf yang ada di lima RPH itu,” imbuhnya.

Sesuai data di Disnak Sumenep, populasi sapi di Sumenep sebanyak 351.247 ekor, kambing sebanyak 148.295 ekor, dan domba sebanyak 38.221 ekor.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.