Penuhi Permintaan Daging, Disnakan Ternak Sapi Lokal dan Impor

Ternak Sapi Potong NTT

Bogor – Untuk menstabilkan harga daging sapi, Pemerintah Kabupaten Bogor menernakkan sapi lokal dan impor di Kecamatan Ciampea yang merupakan peternakan terbesar di Provinsi Jawa Barat. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bogor Soetrisno mengatakan agar kuota permintaan daging sapi di Bogor terpenuhi, maka pihaknya akan menernakkan sapi lokal dan impor.

”Untuk memenuhi kuota permintaan daging sapi segar di Kabupaten Bogor Dinas Peternakan dan Perikanan menernakkan sapi lokal dan impor di Kawasan Ciampea,” kata dia pada heibogor.com, Kamis, (07/08/14).

Dia menjelaskan bahwa dengan adanya peternakan sapi ini, harga daging sapi di berbagai pasar Kabupaten Bogor relatif stabil saat bulan Ramadan kemarin. ”Hanya 3 hari menjelang lebaran saja harga daging sapi naik hingga 110 ribu rupiah. Kenaikan harga ini sudah diminimalisasi dan sangat normal, apalagi daging sapi pasca Lebaran kembali turun menjadi 90ribu/kg.”

Soetrisno pun mengungkapkan konsumsi daging sapi pada bulan Ramadan kemarin memang sangat tinggi yaitu 18.00 ekor sapi. Namun, saat bulan – bulan biasa kebutuhan daging sapi di Kabupaten Bogor hanya 9000 ekor saja. Pasca Lebaran, kapasitas peternakan daging sapi di Bogor tinggal 8000 ekor sapi lokal. Pihak Disnakan sudah mengantisipasinya dengan membeli 1000 ekor sapi impor.

”Masyarakat Kabupaten Bogor sendiri lebih senang mengonsumsi daging sapi lokal daripada sapi impor. Menurut mereka rasa daging sapi lokal lebih enak,” tutupnya.(Sumber : heibogor.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response