Pemerintah Siapkan Rp 215 M Untuk Ganti Rugi Flu Burung

ganti rugi flu burung

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp215 miliar sebagai ganti rugi pemusnahan ternak yang terinfeksi flu burung.

“Kami sudah ajukan Rp215 miliar ke menkeu, mudah-mudahan bisa direalisasi secepatnya,” ujar Suswono di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/1/2013).

Dia menjelaskan, dana itu baru diajukan Kementerian Pertanian. Namun, kapan realisasinya masih harus menunggu rapat koordinasi. “Saya berharap secepatnya,” tuturnya.

Menurut Suswono, pergantian dana ini diharapkan agar peternak itik tidak dirugikan. Walau nantinya akan dilakukan pemusnahan. “Mudah-mudahan bisa di realisasi. Bagaimanapun juga supaya tidak dirugikan, intinya peternak tidak dirugikan,” tegasnya.

Untuk itu, vaksin flu burung akan digunakan pada Februari nanti. Kementerian Pertanian sudah menemukan vaksi baru untuk menggantikan yang lama. “Vaksinnya sudah ditemukan di produksi awal satu juta dan langsung diperbanyak Februari, tinggal nanti implementasinya,” kata dia.

Terkait dengan wabah flu burung sendiri, Suswono mengatakan kemungkinan ada dua sumbernya.
“Dari yang masuk ke Indonesia atau yang migrasi dari India ke Australia,” jelasnya.

Namun, pihak Kementan belum menerapkan KLB flu burung. Mengingat populasi yang terinveksi masih bisa diatasi dan belum tergolong berbahaya. “Kerugian masih di bawah 200 ribu ekor di banding 50 juta populasi itik,” katanya. (Sumber : Inilah)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response