Pemerintah Diminta Tingkatkan Kualitas Ternak Sapi Lokal

Ternak Sapi Lokal

Pemerhati peternakan Provinsi Lampung, Adilatama Bella Pasha mengatakan, pemerintah harus meningkatkan kualitas ternak sapi lokal agar dapat bersaing dengan sapi impor.

“Kualitas ternak sapi lokal masih cukup rendah sehingga perlu terus ditingkatkan agar dapat setara dengan kualitas ternak sapi impor yang ada selama ini,” kata dia di Bandarlampung, Senin.

Menurut dia, populasi ternak sapi di Provinsi Lampung mencapai 749 ekor sehingga pada dasarnya dapat memenuhi kebutuhan daging di pasaran lokal setempat.

“Pada dasarnya jumlah sapi tersebut sangat memenuhi kebutuhan daging bagi masyarakat di provinsi ini, namun kenyataannya sekarang masih saja mengalami kekurangan,” kata dia menerangkan.

Selain itu, ia menyebutkan, sebagian besar peternak di daerah ini cenderung lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan di luar daerah tersebut sehingga kebutuhan dasar akan daging sapi di Lampung masih mengalami kekurangan.

Padahal, dia melanjutkan, Provinsi Lampung merupakan salah satu lumbung ternak terbesar di Indonesia sehingga tidak mungkin kalau provinsi ini mengalami kekurangan daging.

Tetapi, kata dia lagi, pada kenyataannya saat ini para peternak di Provinsi Lampung lebih banyak melayani permintaan ternak dari luar wilayah Lampung.

“Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kelangkaan daging serta pemicu meningkatnya harga daging di pasaran,” ujarnya pula.

Untuk mengurangi ketergantungan impor daging dari negara lain, Adilatama mengatakan, pemerintah melalui satuan kerja terkait harus meningkatkan kualitas ternak sapi lokal, agar dapat memiliki daya saing dengan sapi impor.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan persediaan hewan ternak sapi mencukupi untuk kebutuhan konsumsi.

“Hewan ternak khususnya sapi, setelah kami cek di lapangan stoknya aman. Terkait kelangkaan daging di pasaran, kami baru akan melakukan pengecekan di lapangan,” kata Setiato, Kadis Peternakan Provinsi Lampung.

Pihaknya, menurut dia segera membentuk tim pemantauan daging sapi potong di sejumlah pasar-pasar tradisional dan swalayan.

“Nanti hasilnya pasti akan kami sampaikan kepada publik, kebenarannya dan penyebab kelangkaan daging sapi di pasaran,” ujarnya.

Setelah itu, tambah dia, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah mengeluarkan sebuah kebijakan terkait kelangkaan daging sapi. (Sumber : ANT)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response