Pasar Hewan Bireuen, Pasar Hewan Terbesar Di Aceh

pasar-ternak-madura

DUNIATERNAK.COM, – Pasar Hewan Bireuen yang terletak di Gampong (desa-red) Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, merupakan salah satu pasar hewan terbesar di Aceh, pada setiap hari sabtu pasar hewan ini dijadikan lokasi dagangan ternak warga hingga mencapai 300 ekor, bahkan adakalanya lebih.

Di pasar hewan tersebut terlihat sejumlah ternak, terutama lembu, kerbau, kambing dan domba, yang diikat berjejeran di barak jualan pasar hewan tersebut. Warga yang menjadi pembeli, terlihat mondar mandir memilih lembu yang cocok untuk dibeli dan kemudian dipelihara.

Sulaiman, SP – petugas Pasar Hewan Bireun mengatakan, lokasi Pasar Hewan Bireuen yang luasnya 5.628 meter persegi ini ini terdapat empat barak jualan dengan luas rata-rata per barak sekitar 30 x 18 meter, ditambah satu mushola dan satu kantor, merupakan salah satu pasar hewan yang sangat sibuk di Aceh pada setiap hari Sabtu.

“Sejumlah ternak yang dijual di pasar hewan ini, paling banyak berasal dari Kabupaten Bireuen. Pun demikian, ada juga yang di datangkan dari Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Pidie dan dari daerah-daerah lainnya di Aceh,” terang Sulaiman, Minggu (15/1/2015).

Menyangkut jumlah dagangan ternak, saat ini nampaknya mulai berkurang akibat banyaknya lahan ternak yang beralih fungsi guna untuk lahan perkebunan dan lainnya.

“Karena itu, kita berharap setiap Kepala Keluarga (KK) bisa berperan membudidayakan ternak lembu, dengan setiap KK mau memelihara dua ekor ternaknya,” imbuhnya.

Sementara Sofyan Bulang – salah seorang pedagang lembu di Pasar Hewan Bireuen mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi kendala di pasar hewan ni, di antaranya adalah akses jalan ke pasar dengan sepanjang 300 meter dan lebar 4 meter, tidak di aspal dan bahkan rusak. Pasar ini juga sebenarnya sempit dan perlu perluasan, kemudian tempat parkir juga tidak tersedia dengan cukup.

“Kami berharap pihak pemerintah bisa melihat pentingnya pembangunan pasar hewan Bireuen ini diprioritaskan,” pinta Sofyan Bulang.

Menurut salah seorang manteri lembu, ada beberapa jenis ternak lembu yang dijual di sini, antara lain lembu lokal Aceh, lembu Bali, lembu Simental, lembu jenis Brahma. Sementara menyangkut harga, lembu lokal Aceh yang berumur 2,5 tahun dijual dengan harga berkisar antara Rp 7,5 juta (betina), dan untuk yang jantannya dijual dengan harga sekitar Rp 8,5 juta.

“Sedangkan untuk lembu Bali, yang betina ukuran 2,5 tahun dijual dengan harga Rp 9,5 juta, dan yang jantan mencapai Rp 12,5 juta,” pungkasnya. (Sumber : rri.co.id)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response