Panti Asuhan Ini Gunakan Biogas Kotoran Sapi Untuk Penerangan

Listrik Kotoran Sapi

Miftahul Hinan (45), pengasuh sebuah panti asuhan di desa watugaluh kecamatan Diwek, kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sejak tahun 2007 lalu, mengandalkan penerangan panti asuhan miliknya dengan listrik yang bersumber dari kotoran sapi.

Hinan mengakui, energi listrik dari kotoran sapi ini memang bukan hasil temuannya, tetapi merupakan sumbangan ide dan teknis dari orang lain. Namun dia sangat senang, karena listrik dengan energi kotoran sapi tersebut dapat terus ia gunakan sampai sekarang.

“Lumayan, dengan cara ini dapat menghemat pengeluaran, karena uang yang seharusnya buat bayar listrik ke PLN dapat dipakai untuk keperluan lain terutama untuk membiayai pendidikan puluhan anak asuh di panti,” ujarnya pada Sindonews, Kamis (4/4/2013).

Untuk membuat listrik dengan energi dari kotoran sapi, menurut Hinan tidak terlalu sulit. Pertama, setiap membersihkan kandang, kotoran sapi dialirkan ke dalam sebuah septictank yang didesain secara khusus untuk difragmentasi menjadi bio gas. Bio gas yang dihasilkan kemudian dialirkan melalui pipa untuk dipakai sesuai kebutuhan.

“Biogas bisa langsung dipakai memasak sebagai pengganti gas elpiji, bisa juga dialirkan ke genset untuk menghasilkan listrik,” terangnya.

Teknologi yang sangat sederhana ini, menurut Hinan sangat luar biasa, karena panti asuhan miliknya kini bisa mendapatkan gas untuk memasak dan gas untuk listrik setiap hari selama bertahun-tahun secara gratis.

Untuk mendapatkan daya listrik sebesar 500 watt, terang Hinan, dibutuhkan minimal 25 ekor sapi. Sedangkan untuk membuat septictank bio gasnya dibutuhkan biaya sekitar 11 juta rupiah.

Itu sebabnya, listrik dengan energi dari kotoran sapi ini mungkin lebih tepat digunakan bagi para peternak sapi saja karena hanya tinggal mengalirkan kotoran sapi dari kandang ke septictank daripada dibuang percuma. Sementara untuk warga biasa mungkin terlalu memberatkan karena belum memiliki sapi.

“Jadi, bagi para peternak sapi, kini tak perlu bingung-bingung lagi membuang kotoran sapi. Karena selain bisa untuk pupuk kompos, kotoran sapi juga bisa diolah menjadi energi listrik alternatif di rumah,” ujarnya. (Sumber : Sindonews)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response