Panen Raya Padi, Persediaan Pakan Ternak Melimpah

panen-raya-padi

Memasuki musim panen raya padi, para peternak sapi potong Kabupaten Jember Jawa Timur sibuk mengumpulkan jerami padi (bekas pohon padi) untuk persediaan pakan alternatif ternak mereka. Jerami atau sisa bekas pohon padi tersebut sangat bermanfaat untuk pakan ternak dan bisa menghasilkan uang puluhan juta rupiah.

Menurut Warga Desa Karang Duren Kecamatan Balung Kabupaten Jember Jawa Timur, Edy, memanfaatkan jerami padi sebagai pakan alternatif puluhan ternak miliknya dan bisa hidup sehat dan gemuk sehingga bisa mendapatkan keuntungan jutaan rupiah dalam setiap ekor sapi. Dengan sedikit memutar otak dan melakukan usaha mengumpulkan jerami padi pada saat panen raya padi, mampu menghidupi puluhan ternak miliknya selama berbulan-bulan.

“Sebagai pakan alternatif mas, cukup untuk beberapa bulan kedepan, soalnya kalau sudah memasuki masa tanam padi, pakan ternak sangat sulit ditemui dan jika beli harganya mahal,” katanya, Sabtu (28/05/2015).

Edi yang memiliki kesibukan sosial menjadi pelatih bela diri disalah satu perguruan Bela Diri Baru Karsikuta Desa Krang Duren Kecamatan Balung Jember, memastikan limbah padi atau jerami tersebut sangat bermanfaat sebagai pakan alternatif puluhan ternaknya dan mampu tumbuh sehat serta gemuk. Konsep ini kedepan akan terus dikembangkan agar menjadi besar dan menguntungkan sehingga adanya kemandirian ekonomi pada keluarga dan masyarakat secara umum agar masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam menghadapi hidup.

“Kadang untuk memberi rasa, tinggal nambahin garam aja mas pada jeraminya, selain agar memilki rasa untuk memberikan rangsangan daya makan ternak ternyata garam juga mampu mengendalikan kutu padi (gurem) sehingga jerami tersebut tidak busuk dan rusak,” tambahnya.

Dengan jerami yang biasanya dibuang dan dibakar oleh petani lain yang tidak memiliki ternak saat ini menjadi keuntungan tersendiri bagi peternak sapi potong. Saat ini sapi dan kambing milik Edy sudah mencapai puluhan ekor yang selain diberi pakan Jerami juga kadang diberikan makanan hijau-hijauan yakni rumput agar bervariatif dan untuk menghasilkan kualitas ternak yang bergizi tinggi, selain juga diberikan bekatul dan tambahan gizi lain.

Dalam estimasinya satu ekor sapi yang dibelinya hanya dengan harga Rp 10 juta dalam pertahun bisa laku terjual dengan harga Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, tergantung kualitas daging dan body sapi. Dengan estimasi sederhana tersebut, sudah dapat dibayangkan berapa banyak keuntungan yang bisa diraup jika memiliki 100 ekor sapi atau lebih. Sangat menggiurkan tentunya.(rri)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response