Pakan Alami Peternakan Bebek Gembala Mulai Langka

Peluang Usaha Ternak Bebek

KUNINGAN, -Para peternak bebek gembala di Kabupaten Kuningan, kini tak lagi cukup memenuhi kebutuhan pakan ternak unggasnya dari penggembalaan. Pasalnya, ketersediaan pakan alami bebek pada areal penggembalaannya, belakangan ini semakin menipis.

“Dulu, kebutuhan makan bebek gembala seperti ini, setiap harinya cukup terpenuhi dari pakan alam, berupa berbagai jenis binatang air di tempat penggembalaan,” tutur seorang peternak bebek gembala Sarwa (59) warga Dusun Sindangpanon, Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangangung, Kabupaten Kuningan, Minggu (6/7/2014).

Namun, demikian Sarwa yang mengaku sudah puluhan tahun beternak bebek gembala, pakan alami bebek di areal-areal persawahan dan tempat-tempat penggembalaan ternaknya, kini semakin jarang. Bahkan, di antaranya nyaris punah.

Sarwa mengaku kini memiliki 125 ekor bebek. Sekitar 25 ekor di antaranya bebek betina dewasa dipelihara di kandang sebagai bebek petelur, dan 100 ekor dinataranya bebek usia muda dalam proses pembesaran yang dipelihara setiap hari dengan cara digembalakan.

Untuk memelihara dan membesarkan ternak bebeknya sebanyak itu, Sarwa mengaku setiap bulannya kini harus mengeluarkan biaya pembelian pakan buatan pabrik minimal Rp 300.000. Kebutuhan biaya itu, menurut dia akan jauh lebih besar lagi bila tidak terbantu pakan alami dari penggembalaan.

Padahal, menurut Sarwa, dulu dirinya maupun para peternak bebek gembala dari Cirebon yang biasa menggembalakan bebeknya ke Kuningan, hampir tak pernah mengenal apalagi membelikan pakan bebek buatan pabrik.

Sebab, pada jaman dulu di setiap areal persawahan dan sekitarnya, banyak dihuni aneka jenis binatang air yang digemari bebek, seperti ikan-ikan kecil, kepiting, siput dan keong, serta aneka jenis katak.

Namun, menurut Sarwa dan para petani penggarap sawah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuningan, keberadaan binatang-binatang air di persawahan itu, akhir-akhir ini semakin jarang ditemui.

Mereka meyakini, keberadaan binatang-binatang air pada areal persawahan di Kabupaten Kuningan itu menjadi langka, karena pengaruh dari penggunaan pestisida di sawah yang semakin intensif.(Sumber : pikiran-rakyat.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response