Musim Kemarau, Peternak Sapi Kesulitan Pakan

musim kemarau kesulitan pakan ternak

DUNIATERNAK.COM , – Populasi ternak sapi di Kabupaten Temanggung pada musim kemarau 2015 berkurang lima persen sebagai dampak adanya aksi jual dari peternak. Peternak terpaksa menjual ternak untuk biaya sekolah anak dan kesulitan mencari rumput.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Temanggung, Slamet Saryono, mengatakan, ternak tidak terkecuali sapi merupakan tabungan bagi warga. Pada awal kemarau lalu ada aksi jual ternak termasuk sapi untuk biaya sekolah anak yang memasuki tahun ajaran baru.

” Penjualan sapi tren diwaktu tertentu, seperti idul adha, tahun ajaran baru dan kemarau. Penjualan pada kemarau karena petani sulit mencari rumput,” katanya.

Dia mengatakan pada kondisi normal, populasi sapi di 20 kecamatan yang ada mencapai kisaran 30.115 ekor. Turunnya populasi itu tidak mengancam ketersediaan daging di Temanggung. Sebab, kebutuhan untuk dipotong 6.000 ekor per tahun. Terdiri dari kebutuhan harian mencapai 10 ekor per hari, dan kebutuhan untuk hari raya mencapai 3.600 ekor.

Disampaikan Slamet, bagi peternak profesional, ternak biasanya diberi pakan jerami kering sehingga mereka dengan mudah menstok jerami. Sedangkan bagi peternak tradisional ternak diberi rumput basah. Sehingg pada musim kemarau kesulitan mendapatkannya. “Kami gencarkan pemberian pakan kering pada ternak, sebab pakan akan menjadi daging untuk meningkatkan berat dan mudah mencari di musim kemarau,” katanya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.