Muhdi, Produksi Pakan Ternak Dari Limbah Singkong

Pakan Ternak Limbah Singkong

Jika selama ini, kulit ubi atau singkong hanya menjadi limbah yang tidak bermanfaat. Namun tidak di tangan Muhammad Muhdi, kulit singkong ini justru memiliki nilai ekonomis yang berlipat-lipat, dengan mengolahnya menjadi gaplek, makanan ternak.

Bagi pengusaha keripik singkong yang memulai usahanya di tahun 1999 ini, awalnya kulit ubi ini sama seperti masyarakat umumnya. Tidak memiliki nilai jual dan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Awalnya dibuang begitu saja dan menumpuk bau,” kata Muhdi kepada MedanBisnis, akhir pekan lalu (19/7).

Sejak saat itu, mereka mencari solusi, dan kemungkinan untuk mengolahnya menjadi bernilai ekonomis. “Kemudian dibawa ke laboratorium untuk diuji. Ternyata limbahnya bisa dijadikan pakan ternak dan sampai sekarang keterusan,” ujarnya.

Setelah sembilan tahun menjalankan usahanya, seiring dengan pertumbuhan produksi keripik singkongnya yang mencapai 4,5 hingga 5 ton perhari, limbah ini pun semakin membukit.

Muhdi menuturkan keripik singkong buatannya sudah dieskpor hingga ke Korea Selatan sejak tahun 2010 lalu. Dan, mulai 2008 silam, dia mulai mengolah kulit ubi ini sebagai pakan ternak. “Ini baru lima tahun terakhir,” katanya.

Dalam sehari limbah singkong ini bisa mencapai 8 ton. Besaran tersebut diperolehnya setelah mengumpulkan dari 30 pabrik pengolahan singkong yang ada di daerah ini. “Ini limbahnya dijual, dan satu hari bisa mencapai 8 ton. Limbah ini kami kumpulkan dari 30 pabrik yang ada di daerah ini,” katanya.

Usahanya yang terletak di Jalan Tunas Mekar Tuntungan II Kecamatan Pancur Batu itu, setiap harinya mengolah limbah kulit singkong ini menjadi pakan ternak di samping tetap memproduksi keripik singkong.

Selanjutnya, limbah tersebut setelah melalui tahapan dan proses, siap dijadikan sebagai pakan ternak. “Penampungnya sudah ada, dan kita jual ke Talun Kenas, untuk penggemukan ternak sapi. Ini sudah berjalan selama lima tahun,” ujarnya seraya menambahkan perkilonya dijual seharga Rp 2.000. (Sumber : Medan Bisnis)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response