Meraup Untung Dari Pengolahan Limbah Ternak Sapi

Pupuk Kompos Kotoran Sapi

“Peternak dapat meraup untung dari pengolahan limbah ternak sapi” begitu disampaikan Supriyadi dari BPTP Sumatera Barat saat menyampaikan materi pelatihan pengolahan limbah ternak sapi. Pelatihan ini dilaksanakan di Pasaman Barat (Rabu, 14/05/2014) dengan dikomposkan kotoran dari ternak yang menjadi limbah dapat meningkatkan pendapatan peternak. Untuk saat ini, kompos dihargai Rp. 500,- sampai Rp 1.000,-Kg. sedangkan upuk cair dari urin dihargai Rp. 1000 sampai dengan Rp. 5000 per liter. Bila satu ekor sapi dapat menghasilkan 7 kg kompos dan 10 liter pupuk cair maka ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan.

Pelatihan pengolahan limbah ternak sapi ini diikuti oleh 6 kelompok petani peternak. Materi yang disampaikan meliputi pengolahan kotoran sapi menjadi kompos dan pengolahan urin sapi menjadi pupuk cair organik plus. Setelah mendapatkan teori para peternak langsung melakukan praktek di lokasi kandang tempat pelatihan. Bahan yang digunakan untuk mengolah kompos padat adalah sebagai berikut : 1 ton kotoran sapi, abu atau arang sekam 100 kg, 10 kg dolomit, 2,5 kg Urea dan 2,5 kg stardek atau trikoderma atau dekomposer yang lain. Bahan-bahan tersebut di tumpuk secara berlapis sampai ketinggian minimal 1 meter. Kemudian di aduk setiap minggu. Setelah 1 bulan kompos sudah jadi.

Pelatihan ini adalah salah satu kegiatan program MP3MI (Model Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi). Melaui program MP3MI BPTP Sumatera Barat menjadikan Jorong Mahakarya, Nagari Koto Baru, Kec Luhak Nan Duo, Kab Pasaman Barat sebagai model pembangunan pertanian perdesaan.(Sumber : Sumbar.litbang.deptan.go.id)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response