Menpan: Gorontalo Utara Berpeluang Jadi Lumbung Sapi

DUNIATERNAK.COM, – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo berpeluang menjadi penghasil ternak sapi produktif atau lumbung sapi.

“Saat memasuki kabupaten ini, saya kaget melihat banyak sapi seperti bebek-bebek berkeliaran, di mana-mana ada sapi, sehingga terinspirasi untuk mendorong pemerintah daerah menjadikan kabupaten ini sebagai sentra ternak sapi produktif,” ujar Yuddy di Gorontalo Utara, Rabu.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu membangun kesejahteraan berbasis perekonomian lokal, sehingga mengembangkan peternakan sapi besar-besaran akan lebih penting dari sekedar penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Apalagi kata ia, informasi yang diterima dari Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, lahan produktif dan ketersediaan pakan untuk peternakan sapi di daerah ini mampu memenuhi kebutuhan populasi 100 ribu ekor sapi, dari jumlah populasi saat ini yang hanya 27 ribu ekor.

Yuddy pun dengan gaya khasnya berkemeja lengan panjang putih, duduk sejenak di teras kantor DPRD setempat bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Bupati Indra Yasin dan Wakil Bupati Roni Imran, untuk menghubungi langsung Menteri Pertanian.

Ia menginformasikan langsung kepada Menteri Pertanian, tentang kondisi kabupaten ini yang sangat berpeluang menjadi “Kota Sapi” karena banyaknya ternak dan luasnya areal untuk dijadikan kawasan peternakan.

Yuddy bahkan menantang pemerintah daerah untuk segera menyiapkan proposal yang akan ia bawa langsung ke Menteri Pertanian, agar Gorontalo Utara mendapatkan bantuan bibit ternak sapi produktif serta menjanjikan akan mendatangkan investor dari luar negeri untuk pengembangan peternakan sapi.

“Meningkatkan populasi ternak sapi sangat jauh lebih penting daripada meningkatkan jumlah PNS. Jika industri peternakan sapi berhasil maka sudah pasti masyarakat di daerah ini tidak akan lagi berpikir menjadi pegawai pemerintah yang formasi dan gajinya terbatas,” ujar pria bergelar Profesor ini.

Ia menambahkan, pembangunan ekonomi berbasis potensi dan kearifan lokal serta kondisi alam yang terjaga akan mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pemenuhan daging sapi.

“Saya yakin, pemerintah daerah akan termotivasi dengan inspirasi ini, makanya jangan merusak dan merubah kondisi alam dan segera melahirkan peraturan daerah yang akan mendukung kebijakan-kebijakan di sektor industri berbasis pertanian dan peternakan,” ujarnya.

Yuddy mengaku jarang melihat sebuah kabupaten mekaran yang belum cukup berumur 10 tahun, sudah memiliki infrastruktur dan fasilitas yang baik seperti di Gorontalo Utara, sehingga peluang mengembangkan industri peternakan sapi sangat besar.

Jika dana, pusat penelitian dan pengembangan serta investor sudah tersedia, maka mengembangkan industri ini akan sangat mudah. Dengan begitu kata ia, akan terbentuk jiwa wirausaha di bidang ini maka masyarakat pun tidak lagi berbondong-bondong jadi PNS.

Pemerintah daerah harus memiliki visi membangun program-program yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat, sehingga pengembangan industri berbasis keunggulan kompetitif dan lingkungan sangat penting.(Sumber: antaranews.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.