Menangkap Peluang Bisnis Ternak Kenari

Harga Kenari Yorkshire

Burung kenari yang memiliki bulu dan suara indah membuat para pecinta burung di Indonesia ingin memeliharanya, baik untuk didengarkan suaranya di rumah maupun diikutkan dalam lomba dan kontes.

Nur Kasan (37 tahun), warga Desa Balongtani RT/RW 06/03 Kecamatan Jabon menangkap peluang bisnis itu dengan cara beternak burung kenari yang cantik dan bersuara merdu tersebut.

Selain harganya terjangkau, cara beternaknya tidak terlalu sulit dibandingkan dengan beternak burung ataupun binatang lainnya.

“Untuk satu jodoh burung kenari harganya berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, sedangkan untuk burung kenari F1 harganya bisa mencapai diatas Rp 1 juta per ekornya, ” kata Nur Kasan kepada beritasidoarjo.com, Jum’at (18/10/2013).

Burung yang berasal kepulauan canaria, Spanyol itu selain sangat mudah dalam merawatnya juga memiliki masa reproduksi yang sangat pendek, sehingga sangat cocok untuk diternakkan.

Burung kenari bertelur rata-rata 2 hingga 4 butir dengan masa mengerami antara 14 hari hingga 16 hari, sedangkan piyikan dari pecah telur hingga bisa makan sendiri rata-rata berumur 15 hari hingga 20 hari.

“Maka dari itu sepasang indukan burung kenari bisa produksi hampir setiap bulannya,” ucapnya.

Harga piyikan burung kenari lokal yang berumur 20 hari hingga 1 bulan berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu bahkan lebih tergantung warna dan suaranya.

Saat ini Nur Kasan memiliki 10 pasang indukan burung kenari dengan rata-rata penghasilan antara Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta setiap bulannya.

Untuk pemasarannya sudah ada agen yang mengambilnya sendiri dan dijual ke pasar-pasar burung yang ada di wilayah Jawa Timur (Jatim). (Sumber : Berita Sidoarjo)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response