Mahasiswa UGM Latih Cara Buat Pakan Ternak Dari Gedebok Pisang

Pakan Ternak Gedebog Pisang

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gajah Mada memberi pelatihan pada peternak sapi di Desa Bumirejo, Kabupaten Kulon Progo, cara membuat pakan ternak alternatif dari gedebok pisang.

Koordinator kegiatan Hamdu Hamjaya Putra di Kulon Progo, Senin, mengatakan peternak membutuhkan inovasi dan terobosan dalam menyediakan pakan ternak alternatif yang berbahan baku gedebok pisang dan daun jati kering dengan cara difermentasi.

“Pelatihan pembuatan pakan ternak alternatif ini dilatarbelakangi adanya keluhan peternak setempat yang merasa kesulitan untuk mencari pakan hijauan pada saat musim kemarau,” kata Hamdu.

Ia mengatakan di wilayah Pedukuhan Dukuh, Desa Bumireko, tidak ada lahan untuk menanam rumput jenis kalanjana atau jenis rumput yang lain. Sehingga, pada musim kemarau, peternak hanya mengandalkan jerami kering untuk pakan.

“Saat musim hujan, peternak terbiasa mengambil pakan dari sawah atau kebun dan langsung diberikan kepada ternaknya. Namun pada musim kemarau mereka kesulitan mendapatkan pakan hijau karena tidak ada jerami segar ataupun rumput,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan ini mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut perlu diupayakan untuk membuat pakan alternatif dengan bahan yang ada.

“Kami pilih gedebok (batang) pohon pisang dan daun jati karena di Dukuh dan sekitarnya tersedia cukup banyak. Selama ini kedua bahan tersebut belum dimanfaatkan oleh masyarakat dan hanya dianggap sebagai sampah,” katanya.

Agar sapi mau makan dan kandungan gizinya lebih baik, menurut dia, bahan baku tersebut harus difermentasi lebih dulu dalam waktu sekitar lima hari.

“Idealnya ditambah bahan lain yang memiliki kandungan protein tinggi seperti kulit kedelai dan kulit kacang. Namun, dengan dua bahan itupun kualitasnya sudah cukup bagus. Yang jelas harganya jauh lebih murah dari pakan buatan pabrik,” katanya.

Mahasiswa KKN lainnya Agung Priaji mengatakan jenis pakan berbahan gedebok pisang dan daun jati sudah digunakan peternak di beberapa daerah, khususnya di daerah kering seperti Gunung Kidul.

“Kami berharap peternak di Pedukuhan Dukuh dan sekitarnya dapat melakukan hal serupa. Kalaupun bukan sebagai pakan pokok bisa menjadi pakan tambahan atau pengganti. Sehingga ternak tidak mengalami kekurangan nutrisi dan pertumbuhannya bisa kontinyu,”katanya.

Ketua kelompok ternak setempat Njaman mengatakan dengan adanya pakan alternatif akan dapat menjamin ketersediaan pakan yang baik bagi ternak milik anggotanya.

“Pada pertengahan sampai akhir musim kemarau, kami memang kesulitan mencari pakan yang segar. Sapi hanya kami beri jerami kering atau pakan lain seadanya. Dengan adanya pakan fermentasi mudah-mudahan nanti hasilnya bisa lebih baik,” katanya. (Sumber : Antara)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

One Comment on "Mahasiswa UGM Latih Cara Buat Pakan Ternak Dari Gedebok Pisang"

  1. made January 28, 2014 at 4:11 pm - Reply

    kalau untuk pakan entok, bisa g kalau gedebok pisang di campur dedak ???

Leave A Response