Kuala Kampar Jadi Sentral Budidaya Ternak Bebek

budidaya ternak bebek

DUNIATERNAK.COM, – Kecamatan Kuala Kampar akan dijadikan sentral budidaya ternak bebek. Pasalnya, kecamatan ini merupakan sentra lumbung padi.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan, Ir H Tengku Mukhtaruddin MSi, di Pangkalan Kerinci, Jumat (5/8/2016). Ia mengatakan, dengan adanya lumbung padi, maka budidaya ternak bebek cocok dikembangkan di kawasan tersebut.

“Kuala Kampar disamping menjadi sentral tanaman padi, ampas padinya juga bisa diolah menjadi makanan utama bebek,” ujar Mukhtaruddin.

Menurutnya, selama ini potensi ampas padi di persawahan di Kecamatan Kuala Kampar belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan adanya potensi tersebut, maka pihaknya melalui program peternakan tahun 2016 ini telah memberikan bantuan kepada petani, berupa hewan ternak bebek sebanyak 4.500 ekor.

“Bantuan itu merupakan modal awal bagi petani Kuala Kampar untuk mengembangkan potensi tersebut. Untuk itu, kita minta petani yang telah mendapatkan bantuan bebek tersebut dapat serius membudidayakan secara berkelompok,” lanjut Mukhtaruddin.

Pembagian ratusan bebek ke petani, sambungnya, dibagi secara berkelompok yang ikut bergabung dalam pembudidayaan ternak bebek. Modal awal budidaya bebek saat ini masih sedikit, karena pihaknya masih terkendala anggaran. “Dengan adanya potensi pengembangan yang dapat memotivasi peningkatan peternak bebek, kita harapkan adanya kontribusi dari perusahaan yang mau membantu pembudidayaan ternak bebek,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan kembali menganggarkan dana pembelian bibit bebek sebanyak 1.000 ekor. “Pembelian bebek tersebut kita usulkan pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Kita berharap, dana yang kita usulkan dapat diterima, sehingga program tersebut bisa di implementasikan di lapangan,” sebut mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Pelalawan ini.

Jika program ini berjalan maksimal, katanya, optimis Kabupaten Pelalawan akan mampu menjadi sentral produksi hewan ternak bebek, dan juga menjadi distributor daging bebek.

“Kita harapkan, dengan adanya budidaya ternak bebek, kita bisa menyuplai kebutuhan daging bebek ke luar daerah, begitu juga dengan telurnya. Untuk itu, kita mengajak perusahaan swasta di daerah kita untuk turut berpartisipasi. Karena, jika kita hanya bergantung dari APBD semata, tentu program tersebut akan lambat terealisasi, akibat keterbatasan anggaran yang dimiliki. Jadi, peran serta perusahaan dengan memberikan modal secara lunak kepada petani, ini tentu sangat mendukung sekali,” tutupnya. (Sumber: halloriau.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.