Kotawaringin Barat Genjot Produksi Ternak Lokal

Ternak Sapi Lokal

Meskipun saat ini Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah mampu memenuhi 60 % kebutuhan konsumsi masyarakat akan daging, baik daging sapi maupun daging ayam dari produksi sendiri. Namun pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) setempat masih terus menggenjot peningkatan produktivitas ternak lokalnya.
Sebanyak 18 sentra ternak yang tersebar di enam kecamatan mulai dikembangkan pada tahun 2014 dan 2015. Program dimaksud bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat serta mengurangi ketergantungan pasokan daging dari luar daerah seperti dari Kalimantan Selatan dan Pulau Jawa.

Kepala Distanak Kobar-Rosehan Pribadi kepada Wartawan baru-baru ini di Pangkalan Bun mengatakan bahwa Kobar dengan luas wilayah 1.075.900 hektar, memiliki potensi sangat besar untuk pengembangan usaha peternakan, baik ternak besar, kecil maupun unggas. Sehingga dengan konteks luas wilayah dan potensi ini, di setiap kecamatan akan didirikan sentra ternak yang fokus pengembangannya dilakukan pada tahun 2014 dan 2015 ini.

Dikatakan Rosehan bahwa strategi pencapaian yang dilakukan, salah satunya dengan cara peningkatan populasi dan produksi ternak melalui penambahan induk maupun bibit, penanganan gangguan reproduksi, intensifikasi, inseminasi buatan, pengembangan pakan ternak dan padang penggembalaan, pelayanan kesehatan hewan, penyelamatan betina produkstif dan pengembangan integrasi ternak-tanaman.

“Sentra-sentra ternak di seluruh kecamatan terus menjadi fokus di tahun 2014 dan 2015 dan berbagai upaya dilakukan untuk pengembangan sentra ternak ini, kita harapkan akan dapat berjalan lancar.” Ujar Rosehan Pribadi.(Sumber:inspirasibangsa.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response