Kota Yogya Kembangkan Ternak Ayam Arab

Ternak Ayam Arab

Bidang Pertanian pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta akan mengembangkan peternakan Ayam Arab karena ayam ras tersebut memiliki kemampuan bertelur yang tinggi.

“Untuk tahap awal, akan ada tujuh kelompok yang menerima bantuan Ayam Arab. Bantuan akan diserahkan akhir pekan ini,” kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta Benny Nurhantoro di Yogyakarta, Rabu.

Menurut Benny, wilayah yang akan menjadi pusat pengembangan peternakan Ayam Arab tersebut ada di lima wilayah kecamatan yaitu di Tegalrejo, Mergangsan, Gondokusuman, Umbulharjo dan Kota Gede.>

Setiap kelompok terdiri atas 30 anggota, dan tiap anggota akan menerima bantuan lima ekor Ayam Arab betina yang siap bertelur. Selain ayam, setiap anggota kelompok juga akan menerima kandang dan stimulan pakan 10 kilogram (kg).

Total dana yang dianggarkan untuk pemberian bantuan kepada tujuh kelompok peternak Ayam Arab tersebut adalah Rp120 juta yang diambilkan dari APBD Kota Yogyakarta 2013.

Kelompok peternak Ayam Arab tersebut dipilih dari masyarakat yang sebelumnya telah terbiasa berkecimpung di bidang peternakan ayam, sehingga usaha peternakan Ayam Arab bisa dilakukan oleh orang yang tepat.

“Diharapkan, Ayam Arab tersebut sudah bisa bertelur dalam jangka waktu lima hari setelah diserahkan. Ayam tersebut bisa bertelur asalkan memperoleh pakan yang baik,” katanya.

Ayam Arab memiliki produktivitas telur yang cukup tinggi, yaitu mampu bertelur selama 30 hari berturut-turut, setiap hari satu butir telur atau sekitar 190 hingga 250 butir telur per tahun dengan rata-rata berat telur 40 gram.

Sebelum bantuan Ayam Arab tersebut diserahkan, seluruh ayam akan divaksin terlebih dulu dan anggota kelompok wajib memberikan vaksin secara teratur tiga bulan sekali.

“Agar produktivitas telur Ayam Arab terjaga, maka pemberian pakan dan minuman harus sangat diperhatikan oleh peternak. Jangan sampai makanan yang diberikan tidak berprotein tinggi atau minuman tidak mengandung prebiotik,” katanya.

Dengan pemberian minuman mengandung prebiotik, diharapkan seluruh kandungan protein yang ada di dalam makanan dapat terserap oleh tubuh dan tidak ada protein yang terbuang melalui kotoran.

“Karenanya, kotoran ayam ini relatif tidak berbau sehingga tidak mengundang lalat dan tidak menimbulkan polusi untuk lingkungan,” katanya.

Selain memberikan bantuan Ayam Arab, Bidang Pertanian juga akan segera memberikan bantuan Burung Dara potong kepada tiga kelompok yang berada di Kecamatan Umbulharjo dan Kota Gede.

“Kami melihat, ada potenis pasar yang besar untuk Burung Dara potong ini. Setiap kelompok akan menerima tiga pasar burung dara dengan total nilai Rp350.000,” katanya. (Sumber : Antara)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response