Kenali Penyebab Penyakit Kelinci

Penyebab Penyakit Pada Kelinci

Penting bagi peternak kelinci mengenali penyebab penyakit pada ternak kelinci sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan untuk menekan tingkat kematian (mortalitas) kelinci yang dipelihara.

Secara umum, kelinci yang sakit akan menunjukkan gejala yang bisa diamati secara fisik. Kelinci yang sakit biasanya akan tampak lesu, tidak bernafsu makan, suhu badan naik serta nafas nampak terengah-engah.

Penyebab serangan penyakit pada ternak kelinci ini bisa banyak kemungkinan, mulai dari sanitasi lingkungan yang buruk, kandang kelinci yang kurang terjaga kebersihannya, kekurangan nutrisi, tertular kelinci lain yang sakit dan bisa juga akibat cuaca yang ekstrim.

Ada sejumlah penyakit yang kerap menyerang ternak kelinci namun penyakit yang paling sering dijumpai adalah Kudis/ Scabies, Coccidiosis, Pneuomonia dan Enteristis. Penyakit kelinci ini dipicu sanitasi dari lingkungan peternakan yang buruk..

Kudis

Kudis pada kelinci disebabkan oleh kutu. Gejala kelinci yang terserang kudis : bulu rontok, muncul sisik berwarna kemerah-merahan pada kulit kelinci yang kemudian akan menjadi koreng.

Penyakit kudis pada kelinci dapat dicegah dengan menjaga kebersihan kandang, jangan sampai kotor dan becek. Sedangkan untuk pengobatan bisa dilakukan dengan cara memotong bulu disekitar kulit yang kudisan, kemudian cuci bersih dengan sabun. Setelah itu oleskan salep belerang yang terdiri dari campuran tepung belerang dan vaselin (perbandingan 1 : 3) pada kulit yang terkena kudis.

Kanker Telinga

Ternak kelinci yang terjangkit kanker telinga terlihat sering mengoyang-goyangkan kepala dan mengaruk-garuk telinga. Permukaan kulit telinga akan bersisik keras dengan warna kuning putih atau kemerah-merahan.

Penyebab kanker telinga adalah kuman yang masuk melalui pakan dan kandang yang kotor.

Untuk pengobatan kanker telinga bisa dilakukan dengan membuang  sisik yang keras tersebut, kemudian bagian dalam telinga diolesi dengan campuran 1 sendok teh minyak sayur + 3 tetes yodium. Lakukan hal ini setiap minggu.

Kemudian untuk mencegah penularan lebih lanjut, kandang dan peralatan ternak kelinci yang terserang harus dibersihkan dan disucihamakan.

Bisul

Gejalanya pada kulit terlihat ada bisul akibat adanya penggumpalan darah kotor. Untuk mengobati bisul pada ternak kelinci, bulu disekitar bisul dipotong kemudian bisul dibedah. Keluarkan isi gumpalan darah kotor tersebut kemudian luka dibersihkan dengan kapas dan diolesi dengan yodium tinctur.

Berak Darah

Kelinci mencret, tidak bernafsu makan, berat badan tidak bertambah merupakan beberapa gejala kelinci sakit berak darah.

Untuk mencegah berak darah pada kelinci usahakan lantai kandang harus selalu bersih dan kering. Selain itu pakan dan minum tidak tercemar oleh kotoran kelinci. Berikan arang botak, kunyit dan pakan serat tinggi.

Perut Kembung

Kelinci yang sakit kembung, perutnya akan terlihat membesar, nafsu makan hilang, kulit kasar, kotoran encer dan berlendir, mata sayu.

Penyakit kembung pada kelinci disebabkan oleh pakan dan hijauan yang berjamur. Cara mengobati kelinci kembung adalah dengan memberikan minyak adas dan minyak kelapa 1 sendok teh.

Sembelit

Kelinci Sembelit akan terlihat gelisah, tidak bisa buang air besar dan kencing sedikit. Penyebabnya pemberian ransum kering tidak diimbangi air minum yang cukup. Untuk mengobati kelinci sembelit dapat dilakukan dengan pemberian air minum sebanyak-banyaknya.

Radang Kelenjar Paru-paru

Radang ini disebabkan infeksi bakteri pada paru-paru kelinci. Penyakit ini kerap ditemui pada kelinci yang dipelihara di lingkungan yang terlalu lembab.

Gejalanya kelinci akan kehilangan nafsu makan, selalu kehausan dan susah bernafas. Jika sudah parah, suhu tubuh kelinci menjadi sangat tinggi, mencret, mata dan telinga berwarna biru.

Untuk pengobatan bisa dilakukan dengan injeksi  campuran penicillin 400.000 unit + 0,5 gram streptomycin sebanyak 2 ml di intramusculer. Ulangi pada hari ke 3 dan tutup kandang apabila angin kencang.

Pencegahan dapat dilakukan dengan menyediakan ventilasi dan pastikan kandang kelinci mendapat cukup sinar matahari. Selanjutnya perhatikan kepadatan kelinci, jangan sampai kelinci berdesak-desakan.

Pilek

Kelinci pilek disebabkan oleh bakteri atau virus. Kelinci akan terlihat sering bersin,hidung mengeluarkan lendir, kaki depan selalu berusaha menggaruk hidung dan mata terlihat sembab. Pengobatan kelinci pilek dilakukan dengan pemberian antibiotik seperti pennicilin atau anti cold.

Sedangkan untuk tindakan pencegahan dilakukan dengan mengurangi kepadatan isi kandang dan berikan makanan hijau yang segar.

 

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

One Comment on "Kenali Penyebab Penyakit Kelinci"

  1. agnan April 12, 2015 at 3:56 am - Reply

    Kelinci sya sdh berumur 2 bln lbh,kondisi skrg kurus,bdn lemas,nafsu mkn berkurang,berak basah dan menggumpal.Jenis obat pa yang harus di gunakan dan cara penanganannya bagaimana.Mohon pencerahan’a

Leave A Response