Kebutuhan Pakan Ternak: Pemerintah Didesak Gulirkan Kembali Gema Palagung

Harga Jagung

DUNIATERNAK.COM, – Rencana pemerintah untuk menghentikan impor jagung bagi pakan ternak tidak akan berhasil apabila tidak menggenjot produksi jagung nasional dengan melibatkan berbagai pihak.

Ketua Persatuan Pengusaha Unggas Indonesia (PPUI) Ashwin Pulungan mengatakan untuk memutus mata rantai impor jagung pemerintah harus kembali menggalakkan gerakan menanam palawija dan jagung (Palagung) seperti yang sudah dilakukan pada tahun 2000.

“Dalam program itu mengharuskan jika masyarakat wajib menanam palawija dan jagung untuk memenuhi kebutuhan swasembada,” katanya kepada Bisnis, Minggu (20/4).

Dia menjelaskan apabila pemerintah saat ini menggulirkan program serupa, maka pemerintah pun harus menjalin komitmen kuat dengan industri pakan untuk membeli hasil produksi jagung dari masyarakat.

Menurutnya, dengan begitu Indonesia bakal terlepas dari ketergantungan impor jagung untuk pakan ternak yang selama ini masih dilakukan.

“Jika pemerintah tidak menggulirkan program ini akan mustahil bisa mengejar swasembada jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam negeri,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi jagung pada ternak mencapai 70%, sehingga hal ini menentukan harga ayam di pasaran.

“Jagung ini sangat menentukan harga jual ayam di pasaran. Dengan impor peternak sudah sangat kewalahan sekarang karena dipicu beban lain yang tinggi.”

Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat berdasarkan produksi jagung pada 2013 lalu mengalami peningkatan sebanyak 73.344 ton atau naik sebesar 7,13% menjadi 1,1 juta ton dari sebelumnya 1,03 juta ton.(Sumber : bandung.bisnis.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response