Kebutuhan Daging Sapi Di Sulteng Mencapai 2000 Ton/Bulan

kualitas daging sapi lokal

Palu – Masyarakat di Sulawesi Tengah membutuhkan daging sapi setiap bulannya sekitar 2.000 ton.

“Itu pada kondisi normal,” kata Kepala Dinas Peternakan Sulteng, Faisal Mang, di Palu, Sabtu.

Namun dalam kondisi tertentu seperti hari-hari besar, kebutuhan dipastikan meningkat hingga dua-tiga kali lipat dari normalnya. Seperti yang terjadi saat menghadapi Lebaran 2014, kebutuhan akan daging sapi meningkat hingga mencapai 9.734 ton. Sulteng selama beberapa tahun terakhir ini tidak lagi mendatangkan ternak sapi potong dari luar daerah. Sebaliknya, justru Sulteng mengirim ternak sapi potong keluar yakni ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Rata-rata setiap tahun, Sulteng mengirim ternak sapi potong ke Kaltim 11.000 ekor.Dia mengaku selama beberapa tahun ini, Sulteng sudah bisa memenuhi sendiri kebutuhan daging masyarakat di daerah itu. Sulteng juga salah satu daerah yang menjadi sentra produksi ternak sapi potong di tanah air. Melihat tingkat populasi ternak sapi potong di Sulteng yang setiap tahunnya meningkat, Faisal optimistis 2014 ini menjadi daerah swasembada daging.

“Target kami tahun ini juga menjadi daerah yang telah mencapai swasembada daging,” katanya.

Sulteng sejak beberapa tahun silam juga telah menjadi daerah swasembada beras. “Dan kini kita mempersiapkan diri menjadi daerah swasembada daging,” katanya. Pemprov Sulteng menargetkan populasi ternak sapi potong di Sulteng pada 2014 ini bisa mencapai 262.000 ekor. Tahun 2013 tingkat populasi ternak sapi potong di Sulteng 249.980 ekor.(Sumber : antarasulteng.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response