Harga Daging Sapi Mahal, Harga Daging Domba Ikut Naik

daging sapi berkualitas

Langka dan mahalnya harga daging sapi dalam dua tahun terakhir ini mendatangkan berkah tersendiri bagi peternak dan pedagang domba atau kambing di Ciamis.

“Setelah sapi mahal, permintaan terhadap domba dan kambing meningkat. Dengan sendirinya harga domba atau kambing juga meningkat,” ujar Dedi Ruchyadin (29), peternak domba yang juga bandar domba asal Desa Kujang, Cikoneng, Ciamis saat ditemui Tribun pada peresmian Pasar Ternak Terpadu (PTT) Pajagalan di Cigembor, Ciamis, Minggu (22/12/2013).

Menurutnya, domba konsumsi dengan ukuran berat 50 kg (potensi daging 20 kg) saat ini berkisar Rp 2 juta. “Sejak lebaran haji lalu sampai sekarang bertahan di angka Rp 2 juta. Masih lumayan bagus harganya,” jelasnya.

Padahal, katanya, lebaran haji tahun sebelumnya harga domba ukuran tersebut masih berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 1,8 juta. “Domba ukuran 50 kg ini paling banyak dicari pembeli untuk disembelih,” ujar Dedi yang saat ini memelihara 11 ekor domba jantan, dua ekor di antaranya khusus untuk ketangkasan.

Di pasar domba Pajagalan Cigembor ini sebelum direvitalisasi menjadi PTT hanya domba dan kambing yang dijual setiap hari Kamis dan Minggu. “Setiap hari pasar ada 100 sampai 130 ekor domba dan kambing yang dijual di sini. Pembelinya tidak hanya dari sekitar Ciamis, Tasikmalaya dan Garut. Dari Depok dan Bandung juga datang ke sini untuk belanja domba. Paling banyak malah dari Depok,” ujar Dedi.

Menurut Kabid Bina Usaha Peternakan Dinas Peternakan Ciamis H Otong Bustomi, populasi domba di Ciamis melimpah mencapai 180.000 ekor melebihi kebutuhan lokal. Sehingga banyak bandar domba dari luar daerah berburu domba ke pasar-pasar ternak lokal Ciamis yang terdapat di Banjarsari, Pamarican, Rancah, Panumbangan, dan Cigembor.

Khusus sapi, saat ini populasi sapi di Ciamis 37.000 ekor. Dari jumlah itu 11.000 ekor merupakan sapi betina produktif. Menurut Otong, Kabupaten Ciamis membutuhkan waktu lima tahun untuk memenuhi kebutuhan daging sapi sendiri (swasembada sapi). “Itu pun dengan syarat, tak ada penyembelihan sapi betina produktif di Ciamis. Sapi betina dipelihara dengan baik untuk melahirkan sapi jantan untuk disembelih atau sapi betina untuk menjadi bibit,” katanya.

Setiap tahunnya Ciamis membutuhkan 10.000 sampai 11.000 ekor sapi potong guna memenuhi kebutuhan daging sapi. Dikatakan Otong, pada tahun 2013, Ciamis membutuhkan 15 ekor sapi per hari yang dipotong di dua rumah pemotongan hewan (RPH) pemerintah yaitu di Banjarsari dan Cigembor serta dua rumah potong hewan milik swasta di Rancah dan Panumbangan. Daging dari keempat rumah potong itu dijual di pasar lokal setempat. (Sumber : Tribun Jabar)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response