Harga Daging Ayam DIY Merangkak Naik

harga daging ayam ras

Akibat mahalnya harga daging sapi di pasaran, masyarakat mulai beralih mengkonsumsi daging ayam. Naiknya permintaan konsumen akan daging ayam tersebut memicu kenaikan harga daging ayam di pasaran baik daging ayam broiler maupun daging ayam kampung.

“Daging ayam broiler naik dari Rp 26.700 menjadi Rp 27.200 per kilogram, daging ayam kampung naik dari RP 51.400 menjadi Rp 54.500 per kilogram dan telur ayam juga naik dari Rp 17.500 menjadi Rp 18.500 per kilogram,” ujar Staf Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) DIY Sugiyono dikantornya, Selasa (29/1).

Sugiyono menungkapkan kenaikan harga daging ayam tersebut dikarenakan kurangnya pasokan atau produksi selama musim penghujan ini “Adanya cuaca buruk menyebabkan produksi berkurang dan pasokan juga terganggu karena ternak ayam pedaging dan petelur sangat rentan terhadap cuaca yang otomatis akan menaikan harga pakan ternak serta pemberian ekstra vitamin agar ayam tidak sakit. Hal ini sudah membuat harga ayam naik,” tuturnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, selain itu kasus-kasus flu burung yang menyerang itik juga menjadi penyebab, langkanya ayam di pasar-pasar tradisional di DIY. Serta kenaikan harga daging sapi yang membuat konsumenya beralih menggantikan dengan daging ayam sehingga meningkatkan permintaan akan daging ayam.

“Kenaikan harga ini juga sebagai pengaruh tingginya permintaan karena banyak yang beralih ke daging ayam, karena tak mampu membeli daging sapi yang sudah sangat tinggi harganya,” katanya (Sumber : Kemendag)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response