Ganti Musim, Waspada Demam 3 Hari Pada Ternak Sapi

Demam Tiga Hari Sapi

Jelang pergantian musim, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ngemplak meminta para peternak sapi mewaspadai penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF) atau demam tiga hari pada ternak sapi.

Kepala Puskeswan Ngemplak, Setyo Budi Suroso mengatakan demam tiga hari termasuk jenis penyakit yang banyak terjadi pada ternak di wilayahnya. Penyakit ini biasanya menyerang pada sapi terutama saat cuaca yang tidak menentu dan pergantian musim. Namun BEF tidak membahayakan bagi ternak sapi jika langsung mendapatkan penanganan.

“BEF ini sejenis rabdhovirus, sebenarnya hampir sama dengan manusia. Sapi juga mengalami demam. Tetapi kalau daya tahan tubuhnya baik akan cepat sembuh, makanannya cukup,” katanya, kepada Harianjogja.com, Kamis (7/3/2013).

Ia menambahkan beberapa ciri sapi atau kerbau yang terkena BEF yakni pada mulut terasa suhu panas dengan frekuensi tinggi, tidak mau makan. Selain itu, ciri lain yakni mengalami kepincangan karena rasa sakit pada otot.

Pihaknya berharap peternak yang sapinya mengalami ciri tersebut segera membawa ke Puskeswan terdekat. Nantinya, sapi yang terinfeksi akan langsung diberikan suntikan obat sesuai dengan dosis.

“Kalau jam kerja untuk pemeriksaan biasanya gratis, langsung datang saja ke Puskeswan,” pungkasnya. (Sumber : Harian Jogja)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response