Eceng Gondok Sebagai Pakan Ternak

Pada umumnya pakan ternak berupa rumput – rumputan. Namun kelompok ternak di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo Kudus memanfaatkan eceng gondok sebagai pakan ternak. Selain lebih mudah didapat nilai proteinnya cukup tinggi.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, Kehutanan Kabupaten Kudus, Budi Santoso melalui Kepala Seksi Produksi Ternak, Sidi Pramono kemarin menjelaskan, memang pemanfaatan tanaman pengganggu eceng gondok sampai saat ini masih dikembangkan oleh kelompok tani Desa Kirig untuk pakan ternak unggas dan domba. ’’Dan ini baru satu – satunya di Kudus,’’ katanya.

Persentase

Memang tampaknya sepele, akan tetapi hasilnya bisa dikatakan maksimal. Di samping itu, hewan ternak akan lebih banyak mendapatkan asupan gizi dari tanaman yang mudah dijumpai di wilayah Kecamatan Mejobo, sebab mudah tumbuh di sekitar sungai maupun saluran air lainnya, sehingga tidak menyulitkan peternak dalam menyediakan pakan ternak.

Mengenai jumlah kandungan protein apabila dipersentasekan, Sidi menjelaskan yakni mencapai 11,2 persen.

’’Tentunya jumlah tersebut bisa menguntungkan bagi kesehatan ternak, sehingga bisa mendongkrak kualitas daging bagi domba, maupun telur bagi unggas,’’ paparnya. Terkait dengan teknis pemanfaatan eceng gondok untuk pakan, ia mengatakan tentunya melewati proses fermentasi dengan campuran dedak.

“Namun untuk sementara ini penggunaan eceng gondok untuk pakan ternak tersebut baru diberikan pada domba dan ternak itik. Kemungkinan pakan ternak alternatif dari eceng gondok bisa diberikan pada kambing,’’ tandasnya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.