Dahlan: Program Ternak Kelinci Siap Untuk Entaskan Kemiskinan

Bisnis Ternak Kelinci

Menteri BUMN Dahlan Iskan telah menyempatkan diri untuk menengok peternakan kelinci di kawasan santri Rembang, Pasuruan, Jawa Timur hasil binaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Kementerian BUMN. Hal itu seiring dengan keinginannya untuk mengentaskan kemiskinan melalui pengembangan peternakan kelinci.

Melalui Kabag Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi, Dahlan memberikan beberapa catatan mengenai peternakan kelinci tersebut. Daging kelinci dipercaya bisa menggantikan ketergantungan masyarakat Indonesia akan daging sapi yang sebagian besar diimpor dari Australia.

Dari peternakan kelinci pimpinan Gus Yusuf di Desa Bale Panjang Kecamatan Rempang, Pasuruan, Jawa Timur ditemukan untuk tahap awal beternak kelinci dibutuhkan 150 ekor kelinci.

Dari 150 ekor kelinci tersebut menghasilkan sekitar 30 liter kencing kelinci yang menjadi pupuk dengan harga jual sekitar Rp 20.000 per liter. Selain itu, kelinci tersebut juga melahirkan enam hingga sepuluh ekor kelinci per bulan. Sementara daging hasil peternakan kelinci tersebut bisa dijual sekitar empat hingga lima bulan sekali.

“Kesan saya peternakan ini sudah diusahakan dengan cara-cara yang lebih baik dan maju dari sebelumnya. Sehingga diharapkan tiga bulan ke depan sudah dapat kita lihat hasilnya,” ujar Dahlan seperti yang dikutip dari keterangannya, Minggu (27/1).

Dengan begitu, lanjut Dahlan, program tersebut sudah bisa dikembangkan dalam skala yang lebih besar untuk pengentasan kemiskinan.

“Kendala yang harus dipecahkan adalah pengadaan indukan untuk mempercepat pengembangbiakan ternak kelinci ini,” imbuh Dahlan. (Sumber : Merdeka.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response