Daging Ayam Amerika Tinggi Kandungan Sodium

Pasokan Daging Ayam Potong

Tekstur daging ayam yang lembut kenyal dan berwarna putih banyak disukai orang. Namun siapa sangka jika di dalamnya juga mengandung sodium. Pada kenyataanya label nutrisipun tidak memberitahukan kandungan sodium dengan benar.

Daging ayam merupakan hidangan populer di berbagai negara. Bahkan sering kali disajikan sebagai hidangan khas saat perayaan hari raya ataupun hidangan sehari-hari. Diopor, gulai, goreng, sup dan masak metega begitu banyak disukai.

Seperti di Amerika yang masyarakatnya menggemari daging ayam. Jika ditara-rata, mereka mengkonsumsi sebanyak 39,15 kg ayam pertahun, angka konsumsi ini terus meningkat hingga 80% sejak tahun 1980.

Meskipun tingkat konsumsi tinggi, sayangnya ayam segar yang dijual di supermarket di Amerika ditambah cairan yang berisi air garam dan zat aditif yang kemudian divakum atau dikemas kedap udara. Proses ini bertujuan untuk mengurangi kadar lemak dan tekstur daging lebih lembut.

Karena hal itu, daging ayampun menjadi tinggi kandungan sodiumnya, sekitar 400 mg per porsinya. Jika dikonsumsi dalam sehari, sebanyak 2.300 mg sodium bisa terserap tubuh. Kelebihan sodium ini yang akan berakibat buruk pada kesehatan, karena dapat mengakibatkan hipertensi.

Namun pada kenyatannya label makanan pada kemasan daging ayam segar tidak sesuai dengan kandungan sodium di dalamnya. Hingga kinipun penjualan ayam masih terus meningkat, meskipun ayam telah disuntik dengan air, garam dan zat aditif.

Akibat suntikkan ini bobot ayam juga jadi bertambah sekitar 15%. Tentunya akan berpengaruh pada harga ayam. Akibat label menyesatkan ini masyarakat Amerikapun harus mengeluarkan uang $ 2 Miliar atau sekitar Rp 18 Triliun per tahunnya untuk membeli daging ayam. (Sumber : Detik Food)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response