Cuaca Ekstrem, Puluhan Ayam Mati Setiap Hari

Usaha Ternak Ayam Buras

Puluhan ayam di Kab Bandung setiap harinya mati akibat terkena serangan cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah tersebut.

Cecep Heri seorang peternak ayam di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung mengatakan ayam mati miliknya itu semata-mata disebabkan hantaman cuaca buruk, serta udara dingin dan hujan terus-menerus.

“Karena ketika cuaca sedang tidak bersahabat seperti saat ini ayam tidak mau makan,” katanya, Rabu (22/1/2014).

Banyaknya ayam meregang nyawa itu, telah menyebabkan dirinya mengalami kerugian secara materi. Terlebih, pasokan ayam ke Jakarta terganggu akibat genangan banjir di sejumlah wilayah.

Menurut dia, dari 5.000 populasi ayam yang diternak, sebanyak 20% diantaranya mati akibat cuaca buruk.

“Pemberian vitamin terhadap ayam di kondisi cuaca seperti ini jelas tidak berpengaruh banyak,” ujarnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung, Euis Rohayani mengakui cuaca ekstrem membuat sebagian ternak ayam banyak yang mati.

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya akan melakukan penyuluhan dan pengobatan pada ternak ayam, agar ayam yang mati tidak bertambah.

Ketika cuaca ekstrem seperti saat ini membuat hewan ternak terutama hewan unggas lebih rentan terkena penyakit.

Pihaknya akan menerjunkan petugas ke lapangan, selain memberikan penyuluhan tentang mengahadpi cuaca ekstrem, juga akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang sakit.

“Mereka akan diterjunkan dalam waktu dekat ini, sehingga jumlah hewan ternak yang mati bisa ditekan,” katanya. (Sumber : BisnisJabar)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response