Cara Sukses Budidaya Lele Sangkuriang

budidaya-lele-sangkuriang

DUNIATERNAK.COM, – Lele merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah diBudidayakan. Meski demikian, Budidaya lele tidak sembarangan bisa dilakukan, apalagi bagi pemula. Sehingga Anda pun perlu trik khusus agar Budidaya lele tersebut berhasil.

Salah satu trik sukses Budidaya lele tersebut adalah membutuhkan ketenangan pikiran. Pasalnya, jika pikiran tidak tenang akan dapat mempengaruhi lele yang diBudidayakan. Demikian disampaikan salah seorang peternak lele Desa Sentul, Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sri Sudianto.

“Modal pertama Budidaya lele itu adalah pikiran tenang, adem dan tidak kemprungsung (tergesa-gesa). Kalau pikiran tidak tenang akan dapat mempengaruhi lele yang kita pelihara. Karena lele itu merupakan salah satu jenis ikan yang membutuhkan ketenangan,” terangnya, Rabu (4/11).

Sudianto mengaku pernah mengalami cobaan berat dalam hal Budidaya lele, ya, lele yang dipeliharanya banyak yang mati. Bahkan, lele yang mati tersebut jumlahnya tidak sedikit dan hampir setiap hari terjadi. Setelah ia telusuri penyebabnya, faktor utama yang membuat lele-lelenya tersebut mati adalah karena saat memelihara pikirannya tidak tenang.

“Percaya atau tidak itu yang pernah saya alami. Pikiran yang tidak tenang akan membuat kita seenaknya sendiri saat memelihara lele. Akhirnya lele yang kita pelihara menjadi tidak terawat dan banyak yang mati. Dari pengalaman itulah saya mulai mengerti bahwa Budidaya lele tidak sembarangan. Tetapi dibutuhkan pikiran yang tenang dan netral,” jelas Sudianto.

Selain itu, kata Sudianto, dalam Budidaya lele diperlukan pakan dan kolam yang cukup. Sebab, lele merupakan ikan yang banyak makan. Jika pemberian pakan tersebut rutin dilakukan, maka lele yang diBudidayakan cepat berkembang dan besar. Bahkan, empat bulan lele sudah dapat dipanen.

“Saya Budidaya lele belum lama. Karena hanya sebagai sambilan saja. Nggak taunya bisa berhasil dan sudah tiga kali panen. Satu kilogram lele saya jual dengan harga Rp 22.000,” terang lelaki yang sehari-hari sebagai pekerja bangunan itu.

Untuk pakannya, Sudianto selalu menggunakan pelet sebagai pakan utama. Setiap hari dirinya bisa menghabiskan sekitar 1 kg pelet.

“Bibitan lele yang saya beli ini mulai dari ukuran 2-3 cm. 100 ekor bibit lele harganya Rp 10.000. Saya sekali memelihara sekitar 1.000 ekor lele,” tukasnya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.