Buah Segar Bikin Kambing Gemuk

ternak kambing

DUNIATERNAK.COM, – Peternak kambing mana yang tidak gembira melihat ternaknya gemuk dan berdaging. Namun sebetulnya mudah menghasilkan ternak untuk bisa berukuran super, kendati jenisnya tergolong spesies yang biasa-biasa saja. Semua tinggal cara perawatan yang dilakukan peternak.

Peternak warga RT 04 RW 02 Desa Borowetan Kecamatan Banyuurip Kabupaten Puwrorejo, Marsum (65) adalah contoh peternak kambing Jawa yang berhasil menerapkan cara perawatan yang baik dengan hasil maksimal. Bahkan sistem budidaya, yang dikatakan banyak orang adalah cara tradisional, bahkan dianggap kuno.

Tanpa menggunakan bahan kimia, kambing yang dibudidayakan berukuran super. Beda dengan ternak sejenis yang dibudidayakan ala kadarnya. “Modalnya cuma ketelatenan,” ucapnya kepada KRjogja.com.

Banyak yang mengatakan cara Marsum merawat kambingnya tergolong unik. Padahal diakui Marsum, ia hanya menghindari bahan kimia karena diyakini tidak berpengaruh baik bagi ternak.Untuk mendapat kambing sehat dan gemuk, peternak harus memperhatikan kebersihan kandang dan jenis pakan. “Untuk kandang seperti biasanya, dibuat panggung, agar kering dan mudah perawatannya,” tuturnya.

Sementara untuk pakan, kebanyakan peternak menganggap pemberian polar dan pakan awetan membuat kambing gemuk. Marsum tidak pernah memberi kambingnya dua jenis pakan itu. Menurutnya, makanan itu memang bisa menambah bobot kambing secara signifikan, namun kualitasnya dinilai rendah.

Marsum memberi kambingnya hijauan segar dan makanan tambahan berupa campuran buah segar, jantung pisang, dedak dan garam. Ia menganjurkan memberi pakan dengan buah yang sudah masak, namun tidak boleh busuk. “Diberi polar memang gemuk, tapi dagingnya putih, banyak lemaknya dan dimasak akan menyusut. Bandingnya dengan kambing saya, dagingnya merah berserat, dimasak justru tambah mengembang,” ungkapnya.

Marsum memberikan asupan berupa buah pepaya, pisang klutuk

, jantung pisang, dedak, garam dan air. Buah dan jantung dicacah, kemudian dicampurkan garam serta air, kemudian diberikan kepada kambing sehari sekali. Karena pakan tambahan, Marsum tetap memberi dedaunan berupa daun kaliandra, klareside, ketela karet, mahoni dan rumput. “Kambing suka makan buah-buahan, mungkin garam membuat rasanya lebih enak,” ucapnya.

Budidaya tradisional itu memberikan hasil maksimal bagi Marsum. Tidak butuh lama untuk menambah bobot kambing. “Dua bulan diberi pakan tambahan itu sudah terlihat perubahannya,” ujarnya. (Sumber: krjogja.com)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Comments are closed.