Babel Dapat Bantuan IB Ternak Sapi

inseminasi buatan ternak sapi

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada 2013, akan mendapat 1.000 Inseminasi Buatan (IB) untuk mempercepat populasi ternak sapi di daerah itu.

“Bantuan IB ternak sapi tahun ini berkurang dibandingkan bantuan IB 2011 sebanyak 2.400 unit karena ketersediaan sapi jantan cukup dan stok IB yang tersedia masih mencukupi untuk memenuhi permintaan peternak,” ujar Kasi Produksi Distanbunnak Babel, Gusvayeti, di Pangkalpinang, Kamis (27/12).

Ia menjelaskan, bantuan IB dari Kementerian Pertanian tahun ini disalurkan kepada kelompok peternak sapi di Kabupaten Belitung, Belitung Timur, Bangka Tengah, Bangka Barat dan Kota Pangkalpinang.

“Sampai saat ini, bantuan IB yang telah disalurkan kepada peternak sebanyak 1.500 IB dan masih banyak tersisa karena peternak lebih cenderung menggunakan perkawinan secara alami dalam mengembangkan peternakan sapi,” ujarnya.

Ia mengatakan, IB atau kawin suntik merupakan suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (sperma atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut “insemination gun”.

“Selama ini, kendala kawin suntik untuk mengembangkan ternak sapi ini karena jauhnya jarak lokasi peternakan seiring masih kurangnya sarana dan prasarana pendukung untuk melayani masyarakat, sehingga dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai, misalnya, tempat penyimpanan IB, kesiapan petugas dan kendaraan bermotor petugas lapangan sehingga pelayanan kawin suntik IB pada sapi lebih optimal,” ujarnya.

Menurut dia, IB ini dalam upaya memperbaiki mutu genetika ternak, tidak mengharuskan pejantan unggul untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya, mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama, meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur dan mencegah penularan penyakit kelamin.

Keuntungan IB, di antaranya, menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan, mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina, dengan peralatan dan teknologi yang baik sperma dapat simpan dalam jangka waktu yang lama, semen beku masih dapat dipakai untuk beberapa tahun kemudian walaupun pejantan telah mati.

“Perkawinan suntik ternak sapi ini cocok untuk dikembangkan di daerah-daerah sentra peternakan sapi, tetapi jika peternakan tidak terpusat maka akan menyulitkan petugas untuk melanyani masyarakat karena jarak yang jauh,” ujarnya.

Ia mengatakan, populasi ternak sapi hingga Juni 2012 mencapai 8.405 ekor atau meningkat dibanding 2011 sebanyak 7.733 ekor karena minat petani mengembangkan peternakan sapi tinggi.

Sebanyak 8.405 sapi tersebar di tujuh kabupaten/kota dengan rincian jumlah ternak di Kabupaten Bangka sebanyak 867 ekor, Belitung sebanyak 1.377 ekor, Bangka Barat 929 ekor, Bangka Tengah sebanyak 1.494, Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 999, Belitung Timur sebanyak 1.344 dan populasi ternak sapi di Kota Pangkalpinang 1.673 ekor.

“Kawin suntik dan alami ini, cukup memberikan dampak yang positif bagi mengembangan peternakan sapi, dimana populasi sapi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup tinggi,” ujarnya. (Sumber : MI)

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: usahaternak View all posts by

Leave A Response